[email protected] 0251-8240773
Berita

Bahas Program MKWK, UNIDA Gelar Workshop Penguatan Pembelajaran Berbasis Project and Case Method

Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Biro Pendidikan dan Pembelajaran (Dikjar) menyelenggarakan Workshop dengan tema "Kegiatan Penguatan Pembelajaran Berbasis Project and Case Method di Perguruan Tinggi", pada Senin (04/09/2023) secara daring melalui platform Zoom Cloud Meetings. Workshop ini menghadirkan Ketua Asosiasi Dosen dan Pendidik Karakter Seluruh Indonesia (ADDIKSI) Prof. Dr. H. Encep Syarief Nurdin, Drs., M.Pd., M.Si sebagai narasumber.

Turut hadir memberikan sambutan, Wakil Rektor I UNIDA Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini dilaksanakan guna membahas program Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Berbasis Proyek.

Workshop ini menjadi sangat penting bagi para dosen kuliah umum agar ke depannya seluruh mata kuliah yang berbasis proyek akan dibentuk menjadi sebuah proyek untuk menjadi alternatif mahasiswa sebagai syarat kelulusan,” ujar Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H.

“Kita akan menyerap dan memanfaatkan ilmu yang disampaikan dalam workshop ini tentang bagaimana kurikulum berbasis projek itu, agar tidak ada kesalahpahaman tentang bagaimana mata kuliah dirancang dengan berbasis problem solving," sambungnya.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Encep Syarief Nurdin, Drs., M.Pd., M.Si dalam paparannya menjelaskan bahwa pembelajaran MKWK hadir untuk memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam hal ini, negara meminta perguruan tinggi tidak hanya berfokus kepada nilai teknis, tetapi juga pada pendidikan karakter yang ditanamkan nilai-nilai luhur.

"Kita percaya bahwa sistem itu penting karena bisa mempengaruhi behavior. Sistem memang penting, tetapi karakter itu lebih penting. Metode pengajaran itu berpengaruh pada pendidikan karakter, kita memerlukan penanaman nilai-nilai berkarakter itu dari empat MKWK yang diminta oleh pemerintah," jelasnya.

Prof. Dr. H. Encep Syarief Nurdin, Drs., M.Pd., M.Si kemudian menyampaikan, setiap perguruan tinggi memerlukan lembaga, instansi atau unit khusus MKWK. Pada kesempatan ini, dikemukakan apa saja elemen yang dibutuhkan dalam lembaga MKWK dan tugas dari lembaga tersebut, serta rincian dari MKWK berbasis proyek maupun kasus. Setelah pemaparan, kegiatan lalu dilanjutkan dengan sesi diskusi.