[email protected] 0251-8240773
Berita

Bahas Tindak Lanjut Sosialisasi Penawaran Proposal Penelitian dan Pengabdian, LPPM, BPK dan Sekolah Pascasarjana Selenggarakan Roadshow

Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM), Badan Pengembangan Keilmuan (BPK) dan Sekolah Pascasarjana Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan kegiatan Tindak Lanjut Sosialisasi Penawaran Proposal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2022. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara luring di Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor pada Senin, 4 Juli 2022. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III UNIDA Bogor, Dr. Ir. Ristika Handarini, MP beserta jajaran, Dekan Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor, Dr. Hj. Rita Rahmawati, M.Si beserta jajaran dan diikuti oleh dosen Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor.

Wakil Rektor III UNIDA Bogor, Dr. Ir. Ristika Handarini, M.Si dalam paparannya menyatakan bahwa untuk hibah Matching Fund di tahun ini adalah upaya pertama dari UNIDA Bogor dan akan selalu dilakukan upaya peningkatan sehingga dosen yang akan ikut serta dapat selalu didukung dan didampingi.

?Untuk semua proposal penelitian dan pengabdian yang disusun oleh Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor semoga diberi kelancaran dan kemudahan serta nantinya menghasilkan banyak proposal penelitian maupun pengabdian yang lolos,? tutur Dr. Ir. Ristika Handarini, MP.

Selanjutnya Dekan Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor, Dr. Hj. Rita Rahmawati, M.Si dalam paparannya menyampaikan bahwa ada dua proposal yang sudah di-upload dosen baik proposal penelitian dan pengabdian. Kurang lebih jumlah proposal penelitian dan pengabdian ada delapan di sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor. Diharapkan banyak proposal penelitian dan pengabdian dari Sekolah Pascasarjana yang lolos dan dapat ikut serta meningkatkan grafik penelitian dan pengabdian UNIDA Bogor.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang Akademik Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor, Dr. Muhammad Luthfi, M.Si dalam paparannya menyampaikan bahwasanya untuk hibah Matching Fund sebenarnya sudah disiapkan dari lama akan tetapi kesulitan dalam mencari pihak Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dudi). Diharapkan universitas dapat membantu mencari pihak Dudi dalam program Matching Fund tersebut.

Kemudian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab mengenai proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.