Bahas Tindak Lanjut Sosialisasi Penawaran Proposal Penelitian dan Pengabdian, LPPM, BPK dan Sekolah Pascasarjana Selenggarakan Roadshow
Lembaga Penelitian
dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM), Badan Pengembangan Keilmuan (BPK) dan
Sekolah Pascasarjana Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan kegiatan
Tindak Lanjut Sosialisasi Penawaran Proposal Penelitian dan Pengabdian Kepada
Masyarakat Tahun 2022. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara luring di Sekolah
Pascasarjana UNIDA Bogor pada Senin, 4 Juli 2022. Kegiatan tersebut dihadiri
oleh Wakil Rektor III UNIDA Bogor, Dr. Ir. Ristika Handarini, MP beserta
jajaran, Dekan Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor, Dr. Hj. Rita Rahmawati, M.Si
beserta jajaran dan diikuti oleh dosen Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor.
Wakil Rektor III
UNIDA Bogor, Dr. Ir. Ristika Handarini, M.Si dalam paparannya menyatakan bahwa
untuk hibah Matching Fund di tahun ini adalah upaya pertama dari UNIDA
Bogor dan akan selalu dilakukan upaya peningkatan sehingga dosen yang akan ikut serta dapat
selalu didukung dan didampingi.
?Untuk semua proposal penelitian dan pengabdian
yang disusun oleh Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor semoga diberi kelancaran dan
kemudahan serta nantinya menghasilkan banyak proposal penelitian maupun
pengabdian yang lolos,? tutur Dr. Ir. Ristika Handarini, MP.
Selanjutnya Dekan Sekolah
Pascasarjana UNIDA Bogor, Dr. Hj. Rita Rahmawati, M.Si dalam paparannya
menyampaikan bahwa ada dua proposal yang sudah di-upload dosen baik proposal penelitian dan
pengabdian. Kurang lebih jumlah proposal penelitian dan pengabdian ada delapan di
sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor. Diharapkan banyak proposal penelitian dan
pengabdian dari Sekolah Pascasarjana yang lolos dan dapat ikut serta
meningkatkan grafik penelitian dan pengabdian UNIDA Bogor.
Pada kesempatan
yang sama, Wakil Dekan Bidang Akademik Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor, Dr.
Muhammad Luthfi, M.Si dalam paparannya menyampaikan bahwasanya untuk hibah Matching
Fund sebenarnya sudah disiapkan dari lama akan tetapi kesulitan dalam
mencari pihak Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dudi). Diharapkan universitas
dapat membantu mencari pihak Dudi dalam program Matching Fund tersebut.
Kemudian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan
diskusi dan tanya jawab mengenai proposal penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat.