BEM FIPHAL UNIDA Bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Gelar Sosialisasi Keamanan Pangan
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pangan
Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan seminar bersama
Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor dalam rangka Penutupan
Pra-FIPHAL Orientation, Sabtu (14/01/2023) di Aula Gedung C Kampus
UNIDA.
Seminar yang membahas mengenai ketahanan pangan ini diisi
oleh Ir. Sri Aryantoko, MM (Kepala
Bidang Keamanan Pangan DKP
Kabupaten Bogor), Aditya Dwi Setyadi, S.Pt (Sub Bidang Edukasi Keamanan Pangan
Bidang Keamanan Pangan DKP
Kabupaten Bogor) serta Tabroni Arba, SE (Sub Bidang Pembinaan dan Pengawasan Keamanan
Pangan Bidang Keamanan Pangan DKP
Kabupaten Bogor).
Hadir memberikan sambutan, Dekan FIPHAL UNIDA Dr. Ir.
Helmi Haris., M.Si menuturkan bahwasanya pangan
merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, karena itu pemenuhan atas pangan
menjadi hak asasi setiap rakyat Indonesia dalam mewujudkan sumber daya manusia
yang berkualitas untuk melaksanakan pembangunan nasional.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan seminar bersama
instansi ini para peserta mendapatkan pengetahuan akan Dinas Ketahanan Pangan
Kabupaten Bogor dan tugas dari bidang keamanan pangan. Diharapkan dengan
pengetahuan kemanan pangan bisa diaplikasikan oleh para mahasiswa,” harapnya.
Sementara itu Kepala Bidang Keamanan Pangan DKP Kabupaten
Bogor Ir. Sri Aryantoko, MM menyampaikan mengenai bagaimana sejarah DKP Kabupaten
Bogor, tugas pokok dan fungsi, serta hal lainnya berkaitan dengan keamanan
pangan.
“Terima kasih kepada panitia, kepada FIPHAL UNIDA karena
telah mengundang instansi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor. Sukses selalu
untuk panitia dan semua berjalan lancar. Jangan sungkan untuk berkoordinasi
terus agar terjalin lebih erat tali silahturahmi,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ilham Febriansyah selaku Ketua
Pelaksana kegiatan
mengatakan, kegiatan ini memiliki tujuan yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada setiap mahasiswa baru FIPHAL terhadap keamanan pangan serta cara
mencegah pangan yang tidak baik dikonsumsi tubuh.
“Para peserta terlihat semangat dan antusias mengikuti kegiatan, materi yang dibawakan juga mudah dipahami dan semoga bisa segera dipraktekan oleh para peserta. Saya harap acara seminar instansi ini dapat membawa manfaat dan perubahan ke arah yang lebih baik untuk kita semua,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan demonstrasi langsung pengujian pangan sebagai contoh pangan yang telah tercemar oleh bahan berbahaya.