Benchmarking Internasional, Fakultas Ekonomi UNIDA Kunjungi Universiti Kebangsaan Malaysia
Fakultas Ekonomi (FE) Universitas
Djuanda (UNIDA) melakukan kunjungan ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dalam
rangka peningkatan kualitas penjaminan mutu pada Rabu (13/06/2023). Dalam hal
ini, delegasi FE UNIDA diwakili langsung oleh Dekan Dr. Sri Harini, M.Si. Turut
hadir dalam kegiatan ini Dekan Sekolah Pascasarjana, Dekan FISIPKOM, Dekan FH
dan Kepala Sekolah Vokasi UNIDA. Kunjungan tersebut disambut baik oleh Prof.
Dr. Mohd Fuad Mat Jali selaku Deputy Dean Fakulti Sosial Sains dan Kemanusiaan
(FSSK) UKM.
Wakil Dekan Kualiti dan Strategi
FSSK UKM, Dr. Ezarina Zakaria menyampaikan bahwa UKM telah tersertifikasi
Internasional ISO untuk menjamin kualitas di bidang akademik, UKM juga mengacu
pada Malaysia Quality Assurance (MQA). Isi MQA diantaranya yaitu Input,
Proses, Output terstandar dimulai dari dosen, mahasiswa, kurikulum, proses
pembelajaran, dan alumni harus sesuai dan mengikuti pada aturan yang sudah
ditetapkan. Salah satu tugas bagian kualiti adalah membina silabus (template)
pembelajaran dosen dan mahasiswa.
Pada kesempatan yang sama, Dr.
Ezarina Zakaria menjelaskan bahwasanya standar template untuk memenuhi
MQA dalam implementasi dokumen salah satunya dalam pembelajaran harus
menggunakan bahasa Melayu sebagai Universitas Nasional di Malaysia.
“Tersedia standar template
untuk memenuhi MQA, dalam implementasi dokumen secara umum diserahkan kepada
Fakultas tetapi tidak keluar dari Visi dan Misi universitas. MQA menyiapkan
garis panduan sebagai dasar pelaksanaan akademik dan non akademik di semua
penyelenggara pendidikan di Malaysia. Sebagai contoh, dalam pembelajaran harus
menggunakan bahasa Melayu sebagai salah satu Universitas Nasional di Malaysia,”
jelasnya.
“Beberapa program jaminan mutu
yang ada di UKM yaitu diantaranya goverment servant, Standar lulusan
masuk dunia kerja, ClP Certified Law Program (Kecuali lulusan linkedIn
sudah ada kerjasama dengan UKM), kemudian setiap usulan program harus mendapatkan
persetujuan dan dipresentasikan terlebih dahulu sebelum diputuskan dari Daftar
Kelayakan Malaysia dan Semua Jurnal dipersiapkan terindeks WoS tetapi masih ada
beberapa jurnal yang terindeks Scopus,” tambahnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan
penjelasan oleh bagian kualiti dengan melihat sistem kualiti melalui web UKM.