Bentuk Kepedulian Terhadap Korban Bencana Alam di Cianjur, Insan YPSPIAI Salurkan Bantuan
Insan
Yayasan Pendidikan Amaliyah Djuanda (YPSPIAI) akan menyalurkan bantuan kepada
korban bencana alam gempa bumi di Cianjur Jawa Barat. Bantuan dalam bentuk
kebutuhan pokok yang dihimpun di Mesjid Baitul Hamdi (MBH) berupa beras, air
mineral, mie instan, susu, telur, obat-obatan, serta kebutuhan untuk ibadah
seperti mukena, sajadah dan sarung yang
rencananya akan dikirimkan pada kamis (24/11/2022) ke Cianjur dan
disalurkan di 5 posko yang berada di Kota Cugenang dan di Warung Kondang.
Koordinator
penyaluran Gugun Gunadi, M.Pd pada sesi
wawancaranya menyampaikan dana terkumpul saat ini Rp.65.550.000- kemungkinan
masih terus bertambah ini merupakan hasil dari dari para pimpinan UNIDA dan
YPSPIAI, dosen, guru-guru perguruan Amaliyah, para staff, mahasiswa, siswa
beserta alumni yang ada di Universitas Djuanda dan YPSPIAI.
“Semua
uang dibelikan kebutuhan pokok dan barang-barang yang diperlukan di lapangan.
Mudah-mudahan yang terkena musibah sedikitnya terbantu meringankan beban yang
mereka tanggung dalam kondisi musibah seperti ini,” jelas Gugun Gunadi, M.Pd .
Pada
sesi wawancara Wakil Rektor II Bidang Kerjasama,
PMB dan Pengembangan Bisnis Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H.,M.H menyampaikan rasa
syukur karena civitas akademika UNIDA dan YPSPIAI sangat menyambut baik adanya
pengumpulan dana untuk bantuan korban gempa ini.
“Alhamdulilah
kepedulian dari kita semua untuk membantu saudara kita di Cianjur yang terkena
musibah menjadi motivasi bahwa kita 1 keluarga sama-sama warga negara Indonesia
yang baik yang saling membantu. Dana yang terkumpul Inshaa Allah kita salurkan
sampai ke Cianjur aman tekendali dan selamat, karena ini semata-mata amanah
dari semuanya. Saya ucapkan terimakasih atas sumbangan yang diberikan semoga
menjadi amal jariyah dan Allah selalu memberikan kesehatan bagi kita semua,”
kataWakil Rektor II.
Penyaluran
bantuan pada korban bencana alam merupakan salah satu pilar dari tridarma
perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat. Pada kesempatan yang sama
Wakil Rektor III Bidang Riset, Pengabdian, Inovasi dan Hilirisasi Dr. Ir.
Ristika Handarini, MP menyampaikan pada sesi wawancara.
“Terkait
dengan pengabdian masyarakat tentu wujud kepedulian kita terhadap lingkungan
sekitar masuk bagian dari ranah pengabdian masyarakat, sehingga kejelian kita
untuk melihat masyarakat sekitar kita yang seharusnya mendapatkan implementasi
dari teknologi hasil-hasil penelitian. Tetapi dalam kondisi musibah kita juga
tetap tidak akan tinggalkan masyarakat sendirian untuk menghadapi musibah ini,
oleh karena itu bersama-sama bergotong royong seluruh insan UNIDA bahu-membahu
untuk bersama-sama mengurangi kesedihan, membantu untuk memenuhi kebutuhan yang
diperlukan selama masa kesulitan atau musibah ini sebagai wujud kepedulian
kita,” pungkasnya.