BPK UNIDA Ajak Seluruh Pengeola Jurnal ikut Diseminasi Hasil Workshop Peningkatan Peringkat Jurnal Terakreditasi
Badan
Pengembangan Keilmuan (BPK) selenggarakan Diseminasi Hasil Workshop Peningkatan Peringkat
Jurnal Terakreditasi pada Selasa
(19/07/2022) secara daring melalui zoom
meeting dihadiri oleh pengelola jurnal Universitas Djuanda (UNIDA). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka
diseminasi hasil ikut serta tim editor Jurnal Sosial Humaniora Megan Asri
Humaira, S.S., M.Hum., dan Nadia Amalia, S.I.Kom., M.AP dalam Workshop Peningkatan Peringkat Jurnal
Terakreditasi, pada 12-13 Juli 2022, di Hotel Onih, Bogor, yang diselenggarakan
Kemdikbudristek. Jurnal Sosial Humaniora diundang sebagai salah satu peserta
pada kegiatan tersebut yang diselenggarakan Kemdikbudristek tersebut. Tujuan kegiatan agar seluruh jurnal di
lingkungan Universitas Djuanda mengetahui dan mendapatkan materi atau
pengetahuan yang sama dalam hal peningkatan akreditasi jurnal.
Kegiatan
dibuka oleh Kepala Badan (BPK) Dr. Ir. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D dalam
sambutannya memaparkan program kerja bidang Bimbingan Jurnal Ilmiah, serta
memberikan arahan dan motivasi kepada pengelola jurnal di Universitas Djuanda.
“Ada
beberapa ultimate goal (tahun
2031-2040) yang menjadi tujuan pengelola jurnal, mulai dari jangka pendek,
jangka menengah, dan jangka panjang: (1) seluruh jurnal di Universitas Djuanda
berstatus terakreditasi baik Sinta 6 sampai Sinta 1, (2) meningkatnya publikasi
mahasiswa, (3) meningkatnya kualitas tim editor diukur dari rekam jejak
publikasi Scopus/WOS, (4) indeksasi jurnal di sistem pengindeks bereputasi
tinggi, Scopus/WOS. Untuk mencapai ultimate goal, beberapa program
jangka pendek (2022-2023) dilakukan secara bertahap. Perlu dukungan, kerja
keras, dan kerja sama pengelola jurnal agar tujuan tersebut dapat
dicapai.”Paparnya
Materi
disampaikan oleh Kepala bidang Bimbingan Jurnal Ilmiah, Megan Asri Humaira,
S.S., M.Hum, ia menyampaikan peran sebagai editor sebuah jurnal memiliki tugas
dan tanggungjawabnya masing-masing, baik sebagai Editor in Chief, Section Editor, Copy Editor, Layout Editor,
Proofreader, bahkan Reviewer.
“Peran-peran
tersebut merupakan satu kesatuan utuh dalam keberhasil sebuah pengelolaan
jurnal ilmiah. Tanggung jawab dan kerja sama yang baik sangat diperlukan dalam
proses pengelolaannya. Selain itu, kekonsistenan dalam mempublikasikan sebuah
artikel sesuai pedoman akreditasi jurnal ilmiah sangat diwajibkan demi mencapai
peringkat akreditasi jurnal yang lebih tinggi seperti halnya Sinta 1. Tidak
hanya tim editor jurnal yang berperan penting, tetapi dukungan prodi dan
fakultas terhadap jurnal menjadi suatu hal yang penting dalam langkah-langkah
kebijakan pengelolaan jurnal ilmiah menuju peringkat akreditasi Sinta
1.”Jelasnya
Pada
kesempatan yang sama pemateri kedua Kepala bagian Pengelolaan Jurnal Nadia
Amalia, S.I.Kom., MAP menjelaskan berdasarkan hasil bedah jurnal dengan asesor
bidang substansi dan asesor bidang manajemen.
“Jurnal
Sosial Humaniora yang merupakan perwakilan dari jurnal-jurnal di universitas,
tidak banyak yang diperbaiki, hanya ada beberapa yang tidak konsisten baik
antar artikel maupun antar isu terbitan. Pengelola jurnal di universitas juga
diharapkan dapat mengisi form-form penilaian yang diberikan dan
mengembalikannya kepada BPK, agar dapat dievaluasi kembali indikator apa saja
yang perlu ditingkatkan atau diperbaiki. Hal ini menjadi penting dan sangat
bagus bagi jurnal itu sendiri karena masing-masing editor jurnal dapat
melakukan evaluasi terhadap jurnal yang dikelolanya. Harapannya, jurnal-jurnal
di universitas dapat semakin meningkat kualitasnya,” pungkasnya.
Harapan
dilaksanakannya kegiatan ini agar pengelola jurnal dapat menerapkan atau
mengaplikasikan pada jurnal masing-masing berdasarkan arahan yang dijelaskan oleh
tim akreditasi jurnal ilmiah Kemendikbudristek atau asesor penilaian akreditasi
jurnal. Dengan begitu, akreditasi jurnal akan meningkat minimal Sinta 3.
Hadir
menjadi peserta Editor Jurnal AgribiSains Syaima Lailatul Mubarokah, SP
menyambut baik kegiatan ini.
“Kegiatan ini penting karena terkait
penilaian-penilaian asesor dalam akreditasi jurnal ilmiah. Seperti yang
dicontohkan pada Jurnal Sosial Humaniora, pengelola jurnal lain menjadi
mengetahui apa yang harus dilakukan terhadap jurnal yang dikelolanya agar
kualitas jurnal semakin bagus dan akreditasi jurnal meningkat,” ungkapnya.