BPK UNIDA Kembali Dorong Kualitas dan Kuantitas Publikasi Karya Tulis Ilmiah Dosen
Dalam
upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi karya tulis ilmiah para
dosen, Badan Pengembangan Keilmuan (BPK) Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menyelenggarakan
kegiatan rutin bertajuk “Meet Rector, Chairman of YPSPIAI, and Chancellor”,
pada Jum’at (25/11/2022) di Aula Alumni Fakultas Hukum, Kampus UNIDA.
Pada kesempatan
ini, Dr. Rasmitadila, S.T., M.Pd selaku Kepala Bidang Writing Center UNIDA
(WCU) menuturkan, pertemuan kali ini merupakan pertemuan pertama yang
dilangsungkan kembali secara luring setelah sebelumnya selalu dilaksanakan
secara daring. Oleh karena itu, Dr. Rasmitadila, S.T., M.Pd berharap kegiatan
ini dapat dimanfaatkan secara baik oleh para dosen mengingat hal ini sangat
penting untuk peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi karya tulis ilmiah.
“Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk kita
bisa bertemu, belajar bersama. Terima kasih bagi para dosen yang sudah selalu hadir.
Mudah-mudahan dari kegiatan ini dapat memberikan motivasi untuk diri kita
sendiri secara khusus dalam rangka peningkatan kuantitas maupun kualitas
publikasi di UNIDA secara umumnya,” tuturnya.
Senada dengan hal
tersebut, Ketua BPK Prof. Dr. Mohammad Ali Fullazzaky, Ph.D dalam paparannya menyampaikan bahwa selain untuk menggugah dan memotivasi
para dosen, kegiatan ini juga dimaksudkan agar menjadi forum bagi para dosen
untuk berdiskusi terkait dengan bagaimana mengatasi permasalahan dalam berbagai
penulisan artikel ilmiah.
Sesuai
dengan yang telah ditetapkan dalam SK Rektor No. 67 Tahun 2022, BPK telah
melaksanakan program rutin bertajuk One Day For Writing Per Week bagi setiap dosen di fakultas. Prof. Dr. Mohammad Ali Fullazzaky, Ph.D mengatakan, BPK dalam hal ini melakukan pendampingan kepada fakultas
yang telah mendaftarkan diri sesuai jadwal yang ditetapkan. Namun pada pelaksanaannya belum
berjalan maksimal dikarenakan beberapa faktor.
“Beberapa evaluasi dalam pelaksanaan One Day For Writing Per Week 11
November 2022 berdasarkan Jumlah dosen hadir dan jumlah artikel yang dikirim diantaranya ditemukan
bahwa belum semua fakultas memahami tujuan one
day for writing per week ini. Masih adanya kegiatan lain di fakultas selain
kegiatan one day for writing per week
sesuai dengan hari yang telah didaftarkan oleh fakultas, sehingga kegiatan ini
belum dimaksimalkan oleh para dosen,” ujarnya.
“Maka perlu adanya uswah
dari para pimpinan yang dalam hal ini sebetulnya sudah dicontohkan oleh Pak Chancellor
dan Ketua Umum Yayasan. Lalu perlu metode penulisan yang lebih menarik untuk
para peserta serta adanya apresiasi khusus bagi fakultas yang paling aktif
kehadiran maupun yang banyak mengirimkan draft artikel. Bagi para dosen, yang
paling penting adalah mau berusaha, belajar, menyempatkan dan meluangkan waktu
untuk menulis,” ungkapnya.
Pada
kesempatan yang sama, Chancellor UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H mengatakan,
BPK memiliki peranan sangat penting dalam meningkatkan kualitas maupun
kuantitas publikasi karya tulis ilmiah para dosen. Untuk itu, Dr. H. Martin
Roestamy, S.H., M.H berpesan agar para dosen memanfaatkan dengan baik peran BPK
tersebut.
“Apa permasalahan menulis dan publikasi ini? Menulis
itu perlu semangat. Oleh karena itu, mari kita jangan malas, jangan putus asa. Semangat
yang dibangun oleh BPK ini kita teruskan menjadi semangat ROP. Ayo kita dukung,
kita wujudkan, kita bisa. Memang problem kita adalah di plagiarism, oleh karena
itu kita install aplikasi turnitin sebagai penunjang. Kemudian kita bangun repository di masing-masing fakultas, supaya
dengan begitu jangan ada hambatan lagi,” ujar Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H.