Cara Bijak Memilh Madu Lebah dalam Perspektif Islam
Oleh Dr. Ir. Helmi Haris, MS
Dosen Fakultas Ilmu Pangan
Halal Universitas Djuanda
Defenisi
“Madu” ini kita ambil dari Al Quran, yaitu perintah Allah kepada Lebah, karena
lebah ini merupakan salah satu hewan yang diabadikan langsung dalam Q.S An-Nahl
Ayat 69. Dari Q.S An-Nahl Ayat 69 dapat kita defenisikan “Madu” adalah pemanis
alami yang dihasilkan dari perut lebah, yang makanan utamanya berasal dari sari
pati (nectar) tanaman, yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat
yang menyembuhkan bagi manusia.
Jika
kita coba amati lebah, ada beberapa sifat mulia dari lebah yang dapat kita
teladani. Berikut ini beberapa petunjuk yang diberikan oleh makhluk kecil
bernama lebah kepada manusia:
1.
Lebah hanya memakan hal-hal yang baik saja
2.
Lebah adalah pengejar prestasi yang tinggi (high achiever)
3.
Lebah tidak akan mengambil sesuatu dari bunga tanpa memberikan
manfaat kepadanya
4.
Lebah tidak akan merebut bunga yang telah berelasi dengan lebah yang
lain
5.
Lebah tidak akan menuntut terlalu banyak dan tidak memberikan tekanan
kepada makhluk lain (bunga)
6.
Lebah adalah makhluk sosial yang tidak iri satu sama lain
7.
Lebah adalah makhluk yang rendah hati
8.
Lebah memberikan manfaat pada komunitas yang lebih luas
“Dalam
Al Quran Surah An Nahl Ayat 68 Dan 69“
Surah
An Nahl Ayat 68
وَأَوۡحَىٰ رَبُّكَ إِلَى ٱلنَّحۡلِ أَنِ ٱتَّخِذِي مِنَ ٱلۡجِبَالِ بُيُوتٗا وَمِنَ ٱلشَّجَرِ وَمِمَّا يَعۡرِشُونَ
٦٨
wa
auḥā rabbuka ilan-naḥli anittakhiżī minal-jibāli buyụtaw wa minasy-syajari wa
mimmā ya’risyụn “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah
sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang
dibikin manusia. kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan
tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).”
Surah
An Nahl Ayat 69
ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسۡلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلٗاۚ يَخۡرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٞ مُّخۡتَلِفٌ أَلۡوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٞ لِّلنَّاسِۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ ٦٩
ṡumma
kulī ming kulliṡ-ṡamarāti faslukī subula rabbiki żululā, yakhruju mim buṭụnihā
syarābum mukhtalifun alwānuhụ fīhi syifā`ul lin-nās, inna fī żālika la`āyatal
liqaumiy yatafakkarụn.
Dari
perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di
dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang
demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang
memikirkan”
Madu Murni Sebagai Obat
Berbagai Penyakit
Khasiat madu Nabi
Muhammad juga menegaskan khasiat madu tersebut dalam hadits yang
diriwayatkan Bukhari: 'Madu adalah penyembuh bagi semua jenis sakit dan
Alquran adalah penyembuh bagi semua kekusutan pikiran (sakit pikiran). Maka aku
sarankan bagimu kedua penyembuh tersebut, Alquran dan madu.'
Dengan
begitu banyak kandungan nutrisi dan vitamin dalam madu, berikut ini adalah
beberapa manfaat madu untuk kesehatan: Meredakan Batuk, Menjaga Kesehatan
Pencernaan, Menyembuhkan Luka, Menjaga Kesehatan Mulut, Mencegah Pengerasan
Arteri, Menjaga Kadar Gula dalam Darah, Meningkatkan sistem kekebalan tubuh,
Menurunkan Tekanan Darah, Memperbaiki Kolesterol.
Dengan
banyaknya manfaat madu murni tsb, maka banyak orang yang menangguk di air keruh
dengan melakukan hal-hal tidak terpuji untuk mendapatkan keuntungan dengan
jalan tidak terpuji, yaitu dengan memalsukan Madu.
Jenis Madu
Secara
garis besar madu itu dapat dikelompokkan atas 4 macam, yaitu : Madu Murni, dan
Madu SOS (Sirupan, Oplosan dan Sintetis).
Madu
Murni, yaitu madu yang berasal dari madu alam atau yang dibudidayakan secara
alami. seperti yang disebutkan dalam Q.S An Nahl Ayat 69 : “Madu” adalah
pemanis alami yang dihasilkan dari perut lebah, yang makanan utamanya berasal
dari sari pati (nectar) tanaman, yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya
terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.
Madu
budidaya, tetapi makanan utamanya bukan dari nektar bunga, tetapi dari cairan
gula. Ini yang sulit dideteksi, karena tetap keluar dari tubuh lebah.
Madu
Campuran, yaitu madu yang dicampur dengan bahan lain sehingga jumlahnya menjadi
lebih banyak
Madu
Sintetis (Sering disebut madu SOS), yang memang dibuat dari bahan-bahan alami
ataupun sintetis sehingga menyerupai madu.
Kalau
yang kategori 3 dan 4 jelas-jelas ada unsur pemalsuan, tetapi yang ke-2 yang
sulit membedakannya, karena memang dihasilkan oleh lebah, tetapi masalahnya
tidak berasal dari nektar tanaman. Sehingga yang jenis ke-3 ini tetap
dikategorikan sebagai madu palsu.
Berdasarkan
hasil penelitian yang telah dilakukan:
Kalau
dilihat secara kasat mata memang sulit untuk membedakan mana madu yang asli,
mana yang palsu. Berdasarkan hasil penelitian, ternyata kalau dilihat dari
sifat fisiko kimianya, justru madu SOS jauh lebih mendekati sifat fisiko kimia
SNI, karena pH, kekentalan, warna, Kadar Glukosa, Fruktosa, KA, aktifitas enzim
dan sifat lainnya bisa diatur sedemikian rupa mendekati standar SNI yang
berlaku (Nugraha, Haris dan Nacing, 2023), begitu juga dengan sifat
antibakterinya bisa diatur dgn menambah zat antibakteri ke dalam madu (Amelia,
Haris, Andriani dan Rochmayanti, 2022). Banyak beredar berita Hoax tentang
madu, seperti Tes air, Warna Madu,
Menggunakan tisu, Tes Menggunakan api.
Tips Supaya Terhindar Dari Membeli Madu
Palsu
Tips
yang bisa digunakan sebagai pedoman praktis :
- Kalau harga madunya
terlalu murah, ini indikasi ada kemungkinan tidak asli, karena madu asli
hanyanya cukup tinggi.
- Belilah madu langsung
ke peternak/petani yang membudidayakannya langsung, jangan membeli di
sembarang tempat
- Atau belilah madu ke
Kelompok/Asosiasi yang memang sudah berkecimpung dibidang permaduan,
misalnya dari Perhutani yang memang berkecimpung dibidang madu, asosiasi
Madu Indonesia yang punya asisiasi di daerah-daerah. Di Jawa Barat,
misalnya Inspirator
Lebah Madu (ILMI) Reg. Jabar dan Asosiasi Perlebahan Indonesia (APIDA)
Jabar, I Kalimantan ada Madu Hutan Danau Sentarum (MHDS), dsb.
Walaupun
ini tidak menjamin 100% kita terhindar dari pemalsuan, tetapi paling tidak akan
mengurangi resiko kita membeli madu palsu.