Communication on Discuss Volume 3, Mahasiswa Komunikasi FISIP UNIDA Dalami Peran Jurnalistik
Himpunan Mahasiswa Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) pada Sabtu (7/10/2023) mengadakan diskusi online dengan mengangkat tema ”Jounalist In Digital Era”. Diskusi ini mengundang Wakil Dekan Bidang Non Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIDA Maria Fitriah, S.Sos., M.Si.
Dalam pemaparannya, Maria Fitriah, S.Sos., M.Si mengemukakan bahwa sebagai seorang jurnalis harus multitalent. Artinya, jurnalis perlu memahami peran dan melakukan berbagai macam hal keahlian yang menjadi nilai tambah untuk mendukung tugas jurnalis.
“Permasalahan berita terkini yakni rentan plagiasi, judul bombastis tapi tidak mencerminkan isi. Oleh karenanya tantangan jurnalis digital sering kali informasi menjadi tidak dipercaya, susah membedakan mana yang benar dan salah, berita palsu dan sensasional dapat merusak integritas media masa,” terangnya.
Maria Fitriah, S.Sos., M.Si kemudian menjelaskan, solusi dari permasalahan dan tantangan tersebut ialah perlu adanya penguatan literasi media serta penegakkan etika jurnalistik.
“Jurnalis digital harus mentaati etika jurnalistik, tidak ada keberpihakan, tidak menerima suap, harus netral, menyajikan informasi yang berimbang. Jangan sampai data yang disampaikan dangkal karena komersial sehingga tidak berkelas. Bedakan fakta dan opini, mendorong partsisipasi publik, tujuannya melibatkan pembaca untuk terlibat memberikan komentar, sehinga ada solusi untuk memecahkan masalah yang dihadapinya,” paparnya.
Maria Fitriah, S.Sos., M.Si menyarankan agar seorang jurnalis juga rajin membaca berita dari media massa kredibel sehingga tidak mudah terkena hoaks.
“Jangan komentar dulu sebelum membaca karena judul berita yang clickbait, membaca sepotong-potong sehingga tidak memahami beritanya, kadang hal ini memicu perselisihan bahkan perselisihan di keluarga,” ungkapnya.