Curhat Pasukan Korps BRIMOB “Papua Bagian NKRI”
Oleh: Danu Suryani, S.Sos., M.H (Dosen Fakultas Hukum Universitas Djuanda)
Saat kabut turun
Turut turun nyali dan keberanian
Saat mata terpejam,
hati dan pikiran masih sibuk melawan was-was dan ketakutan
Halo Papua,
Kami ada untuk Anda
Sebagai pasukan, mulut kami hanya hafal satu lafal
"Siap laksanakan, yang lain tidak"
Siang-malam dalam belantara
Rindu keluarga adalah perang yang juga nyata
Jika kami harus gugur di Papua
Kami berharap tangis keluarga adalah wujud syukur bahagia
Karena Papua saksi eksistensi ibadah kami
Karna Papua Medan jihad kami
Rasa takut dan was-was tak bisa dipungkiri
Tapi penyesalan dan mundur tidak kami kenal
Darah dan jiwa kami tak lagi milik kami
"Karena NKRI harga mati"
NKRI Harga Mati
Melihat Papua dari udara
Indah mempesona namun penuh misteri tanpa kendali
Menjelajahi belantara Papua, jujur separuh keberanian kami turut tersandera
Karena di Papua banyak makhluk suci bersembunyi
Mengawasi setiap gerak langkah kami
Lawan kami makhluk suci penunggu hutan yang menguasai medan juang
Makhluk suci peramal cuaca dan pengendali kabut yang dirasuki kepentingan setan asing
Setan asing perusak keutuhan dan persatuan
Pemilik kepentingan yang lebih kejam
Yang tak pernah rela kita merdeka, yang tak mau menyaksikan kita damai dan sejahtera
Mereka penjajah yang seutuhnya
Maafkan kami harus benci karna kalian robek NKRI
Maafkan kami harus angkat senjata karena karena kalian menggangu keutuhan negara
Benci kami bukan pada makhluk suci
Senjata kami bawa karena diplomasi tak berbuah NKRI
Matipun kami bangga, karena jihad bela negara,
Mati kami rela untuk penyatuan Indonesia
TNI dan Brimob Tidak akan kosongkan hati
TNI dan Brimob berjuang untuk keutuhan Negri
NKRI harga mati
Untukmu Papua kami ada
Saudaraku yang dipersimpangan
Kau lihat-kita berbeda
Kau lihat-kita tak sama
Kau saksikan ada penguasa dan pengusaha membangun dan berkontrak tanpa kompromi?
Bahkan kau rasakan penjajahan?
Terjajah mu bukan oleh Indonesia
Terjajah mu oleh oknum kapitalis baik oknum pengusaha juga penguasa
Dari situ bahasa cinta NKRI tidak bisa kau mengerti
Saudaraku, kita NKRI,
NKRI memang ada dari yang berbeda
Kita memang tersusun dari yang tak sama, karena itulah Indonesia
Anda semua makhluk suci
Hati-hati dengan setan asing yang merasuki
Meski saat ini sebagian anda juga sudah tak terkendali
Mari kita berdialog dengan sadar keadaan
Mari kita jawab ketidakpuasan saudara
Mari bersama kita tendang oknum penguasa dan pengusaha kapitalis yang tak kenal dan tak mau kompromi
Mari kita susun bahasa cinta NKRI
Selamat Hari lahir Korps Brimob!!!
Banyak artikel bercerita terkait andil Korps Brimob dalam lembaran sejarah perjuangan bangsa, mulai dari pembentukannya oleh Jepang, masa merebut kemerdekaan hingga melawan pemberontak di masa-masa awal berdirinya Republik Indonesia.
Dalam sejarah tercatat, di tanggal 21 Agustus 1945, Inspektur Polisi Tk. I. Mohammad Jasin, saat berlangsung apel pagi yang diikuti oleh semua anggota Polisi Istimewa dan pegawai lainnya di Markas Kesatuan Polisi Istimewa, membacakan teks Proklamasi dari pasukan Polisi Istimewa yang berbunyi, “Oentoek bersatoe dengan rakjat dalam perjoeangan mempertahankan Proklamasi 17 Agoestoes 1945, dengan ini menjatakan Poelisi sebagai Poelisi Repoeblik Indonesia“.
Polisi Istimewa menjadi cikal bakal Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang pada saat pemerintahan Jepang di sebut dengan Tokubetsu Keisatsu Tai. Setelah menyatakan Proklamasi Kepolisian, Kepemimpinan di Markas Polisi Istimewa kemudian berada di bawah kendali Inspektur Polisi Tingkat I Mohammad Jasin.
Setelah setahun lebih Polisi Istimewa berkiprah di garda depan dalam aneka perebutan fasilitas militer dan tempat-tempat strategis di pulau Jawa juga Sumatera, pada tanggal 14 November 1946 seluruh kesatuan Polisi Istimewa, Barisan Polisi Istimewa dan Pasukan Polisi Istimewa dilebur menjadi Mobile Brigade (Mobrig) atau sekarang terkenal dengan sebutan Brigade Mobile (Brimob).
Saat ini Indonesia telah merdeka dan berdaulat, bukan berarti keberadaan Korps Brimob tidak lagi memiliki arti penting. Salah satu konflik besar yang masih menjadi tantangan Indonesia yang menjadi tugas Korps Brimob saat ini adalah penanganan Konflik Papua. Banyak cerita tentang perjuangan pasukan Brimob di Papua, banyak Korban dalam penangan konflik Papua baik dari kalangan Masyarakat sipil, Militer juga dari kalangan Korps Brimob sendiri.
Bait puisi di atas merupakan curhatan pasukan anggota Korps Brimob yang seringkali disampaikan kepada saya yang mudah-mudahan bisa menjadi wujud apresiasi dan penyemangat bagi pasukan yang bertugas atau akan bertugas.