[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Delegasi UNIDA Laksanakan Community Service Bersama Majelis Himpunan Erat Dagang Malaysia-Indonesia, Hadirkan Inovasi dan Solusi Global untuk Perkuat Kolaborasi Lintas Negara

Universitas Djuanda (UNIDA) turut berperan aktif dalam kegiatan Community Service bertaraf internasional yang digagas Majelis Himpunan Erat Dagang Malaysia-Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025, sebagai upaya mempererat hubungan bilateral melalui kolaborasi akademisi, praktisi, dan komunitas dari kedua negara.

Diselenggarakan oleh Malaysia International Marketing and Trade Chamber (MIMTC), organisasi yang berfokus pada pemasaran dan perdagangan internasional sejak 2015, kegiatan ini mengangkat lima tema utama yang relevan dengan tantangan global. Dalam kegiatan ini, delegasi UNIDA menghadirkan berbagai topik strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan peluang kolaborasi global.

Diantaranya, Saepul Anwar, S.Ak., M.Ak dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIDA membahas tema “Creative Economy and MSME Development” dengan fokus pada penguatan literasi akuntansi keuangan dan optimalisasi pemasaran digital sebagai upaya memberdayakan UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Dari Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) UNIDA, Arti Hastuti, S.T.P., M.T.P memaparkan “The INSEG Model for Strengthening Sustainable Food Economic Growth”, yang menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pangan berkelanjutan berbasis inovasi.

Sementara itu, Nadia Amalia, S.I.Kom., M.A.P dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIDA menyoroti peran komunikasi visual dalam “Strengthening Branding on Social Media through Visual Communication”, yang menjadi strategi efektif untuk memperkuat identitas merek dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Kontribusi penting juga datang dari Prof. Dr. Anggraeni, M.Si dari Fakultas Pertanian (FAPERTA) UNIDA yang mengangkat inovasi protein hewani melalui tema “Animal Protein Innovation to Improve Community Health and Economy”. Paparan ini menegaskan bagaimana inovasi pangan dapat meningkatkan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian berbasis potensi lokal.

Melengkapi diskusi tersebut, Dr. Asep Thobibudin Qolyubi, S.H., M.H dari Fakultas Hukum (FH) UNIDA menyampaikan kajian perbandingan hukum dagang Indonesia dan Malaysia dalam materi “A Comparative Study of Commercial Law in Indonesia and Malaysia: Implications for Business Actors and Regulatory Frameworks”. Analisis ini memberikan pemahaman penting mengenai regulasi lintas negara yang bermanfaat bagi para pelaku usaha.

Ketua Majelis Himpunan Erat Dagang Malaysia-Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan Community Service ini selain menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat, namun juga simbol nyata persaudaraan dua bangsa yang saling berbagi pengetahuan, keterampilan, dan inovasi.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan. Lebih dari itu, program ini menjadi jembatan erat dalam memperkokoh hubungan dagang dan kerja sama strategis Indonesia-Malaysia,” ujarnya.