Diundang Jadi Narasumber dalam FIS Student Movement UNNES, Mahasiswa Sains Komunikasi UNIDA Bahas Kebebasan Berekspresi dan Demokrasi
Mahasiswa Program Studi Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA), Ruben Bentiyan, berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan “FIS Student Movement” yang di selenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Sabtu, 07 Oktober 2023.
Ruben bentiyan telah memiliki pengalaman yang cukup banyak dalam public speaking, khususnya menyampaikan argumen-argumen yang berkaitan dengan isu sosial, pendidikan, maupun politik. Ruben juga tercatat pernah menjuarai lomba-lomba debat mahasiswa skala nasional.
Pada kesempatan ini Ruben Bentiyan menyampaikan materi tentang kebebasan berekspresi dan demokrasi yang di dalamnya membahas lebih jauh seputar sejarah demokrasi, proses perkembangan demokrasi dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan materi.
“Materi seputar Sejarah demokrasi dan proses perkembangan demokrasi dari pertama demokrasi ada sampai kemudian demokrasi di era modern har ini,” ujarnya pada saat diwawancarai Tim Humas UNIDA, pada Sabtu (7/10/2023).
Kegiatan yang di selenggarakan oleh FIS Student Movement ini menjadi ruang pencerdasan dan ruang-ruang kaderisasi internal intra fakultas. Kegiatan tidak hanya penyampaian materi melainkan juga sebagai ajang silaturahmi dan diskusi dengan mahasiswa FISIP UNNES yang didalamnya terdapat sesi tanya jawab dan diskusi.
“Kegiatan ini memang di fokuskan untuk pencerdasan terkait mahasiswa-mahasiswa yang nanti akan aktif di dunia pergerakan. Saya senang dan selalu ada perasaan menyenangkan ketika mendapat kesempatan untuk kemudian berbagi sama orang lain dan ini menjadi bentuk implementasi dari pada nasihat-nasihat guru-guru di Pondok Pesantren dulu,” ungkapnya.
“Ijazahmu adalah pengabdianmu kepada masyarakat, dan ini juga merupakan bentuk mengejawantahkan amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” sambung Ruben.
Ruben Bentiyan menambahkan, kegiatan-kegiatan yang memiliki ruang agar dapat menambah wawasan dan keilmuan untuk mencerdaskan bangsa merupakan kewajiban bagi mahasiswa sebagai kaum terpelajar yang mana ucapan dan isi kepala harus berbanding lurus agar didengar dan diisi oleh ilmu.
“Selalu ada sebuah urgensi ketika ada ruang-ruang atau medium-medium pencerdasan, kita memiliki keharusan untuk hadir di sana. Terlebih sebagai kaum terpelajar yang jelas kita akan di dengar ucapannya dan ucapan itu harus berbanding lurus dengan isi kepala. Maka bagaimanapun isi kepala kita harus terus menerus diisi bagaimana ketajaman intelektualitas kita, bagaimana kegandrungan kita terhadap sosialitas, dan juga kematangan spiritual kita harus diasah dan diuji di setiap ruang-ruangnya,” jelas Ruben.