[email protected] 0251-8240773
Kerjasama

Dorong Ekosistem Belajar Inklusif, UNIDA dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Kolaborasi Selenggarakan Seminar Nasional Pendidikan

Sekolah Pascasarjana bersama Fakultas Agama Islam dan Pendidkan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan pada Sabtu (20/09/2025). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Cloud Meeting ini mengangkat tema "Membangun Ekosistem Belajar Inklusif Melalui Psikologi Pendidikan dan Teknologi Deep Learning".

Turut Hadir dalam kegiatan ini Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, juga hadir sebagai Keynote Speaker Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Dr. Rusliandy, S.STP., M.Si., M.E, dan Narasumber yakni Wakil Rektor III UNIDA Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd serta Dekan FAIPG UNIDA Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para guru. Ia menuturkan bahwa guru adalah sosok luar biasa yang memajukan pendidikan Indonesia mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi.

“Dengan sabar dan penuh kasih sayang, para guru menghadapi siswa dengan beragam perilaku dan tingkat pemahaman, membentuk mereka menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas," ujarnya,

Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, juga  menekankan bahwa guru bukan sekadar profesi, melainkan cita-cita mulia yang memiliki keikhlasan dalam mendidik anak bangsa.

"Perubahan bangsa dan negara tidak semudah membalik telapak tangan. Apa yang terjadi saat ini adalah hasil dari proses pendidikan masa lalu. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mempersiapkan generasi yang lebih baik melalui pendidikan yang berkualitas," tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Dr. Rusliandy, S.STP., M.Si., M.E menyatakan bahwa kegiatan yang merupakan bentuk kerja sama nyata ini sejalan dengan program strategis nasional yang berfokus pada pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan.

Hal ini juga mendukung visi Kabupaten Bogor yang sedang dalam tahap finalisasi di DPRD, yakni mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang dengan pendidikan sebagai misi keempat untuk mewujudkan SDM berkualitas.

“Semoga melalui kegiatan ini akan dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat di berbagai daerah, khususnya di Kabupaten Bogor, tentang pentingnya membangun SDM melalui pendidikan yang berkualitas, sehingga, lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNIDA Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd, dalam pemaparannya menekankan pentingnya memahami kebutuhan siswa yang beragam.

"Guru harus memahami berapa banyak siswa yang belajar dengan audio visual, ini menjadi basis untuk guru merancang pembelajaran kolaborasi dan kemitraan," jelasnya.

Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd juga menyoroti tantangan pendidikan inklusif, termasuk keterbatasan infrastruktur yang menjadi isu urgent bagi pemerintah.

"Bagi sekolah atau masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai masalah pendidikan inklusif, silakan dapat langsung ke Universitas Djuanda atau mengunjungi website resmi kampus,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I. M.C.E menjelaskan terkait pembelajaran deep learning untuk pendidikan berkelanjutan dalam membangun ekosistem belajar inklusif. Ia memaparkan, deep learning menjadi topik hangat mengingat perubahan masa depan yang sulit diprediksi dan digitalisasi pembelajaran yang berkembang pesat.

"Murid di Indonesia saat ini hanya bisa menjawab soal level 1-3 Lower Order Thinking Skills (LOTS). Kita perlu pembelajaran yang berpihak kepada murid dan mengutamakan implementasi pengalaman sehari-hari di dunia nyata sehingga anak lebih memahami konteks pembelajaran," paparnya.

Seminar nasional ini diharapkan memberikan pencerahan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bogor dan mendorong terciptanya pendidikan berkualitas yang merata dan inklusif. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih baik.