Dorong UMKM Naik Kelas, Sekolah Vokasi UNIDA Gelar Bazar dan Kurasi Produk untuk Ekspor
Sekolah Vokasi Universitas Djuanda (UNIDA) bersama
dengan Aliansi Kuliner Indonesia (Kul-Ind) dan LPH Almahyra selenggarakan Bazar
dan Kurasi Produk UMKM untuk Ekspor, Jum’at dan Sabtu (9-10/12/2022). Kegiatan
yang dilaksanakan di depan Lobi Gedung E UNIDA ini diikuti oleh lebih dari 15
UMKM di Wilayah Bogor, Depok hingga Jakarta.
Kepala Sekolah Vokasi UNIDA Ir. H. Himmatul Miftah,
M.Si menuturkan, pada dasarnya produk UMKM memiliki potensi yang sangat baik,
namun seringkali terkendala pada keterbatasan kesempatan untuk mengembangkan
usaha. Maka atas dasar tersebut, Sekolah Vokasi UNIDA hadir untuk menjadi wadah
dan memberikan peluang bagi para pelaku UMKM agar dapat mengembangkan potensi
usahanya.
“Oleh karenanya kita berinisiatif untuk membuka
peluang agar produk-produk UMKM yang sebenarnya bagus dan layak jual ini agar
naik kelas. Sehingga saya pikir itu tidak hanya bisa mengisi pasar-pasar dalam
negeri, tetapi juga berpotensi di pasar luar negeri,” tuturnya.
“Pada kesempatan ini juga, kita sekaligus buka
pendaftaran kurasi produk-produk yang berpotensi untuk bisa diekspor. Kita
sudah membuat formulir terkait dengan apa produknya, keunggulannya, harganya,
kapasitas produksinya, nanti akan dikurasi oleh ahli dari mitra kami yang sudah
berpengalaman dalam bidang ekspor UMKM,” sambungnya.
Lebih lanjut Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si mengatakan,
kegiatan bazar dan kurasi ini juga merupakan rangkaian dari pre-launching
pembukaan Program Studi Bisnis Jasa Makanan jenjang Diploma IV.
“Pada saat ini kita sudah menyusun dan dalam proses
legalitas prodinya. Nanti pada saatnya kita sudah buka, para pelaku usaha bisa
mengikuti program yang kita selenggarakan,” ujar Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si.
Pada kesempatan yang sama, Tiara Amanda, S.T selaku
panitia kegiatan bazar dan kurasi menyebutkan bahwa selain produk dari para
pelaku UMKM, kegiatan ini terbuka bagi produk mahasiswa maupun para dosen
sebagai bentuk hilirasasi penelitian yang selama ini mungkin hanya sekedar
prototipe. Harapannya, ini dapat dikembangkan lebih untuk memasuki pasar di
dalam maupun luar negeri.
“Jadi untuk peserta bazar ini kurang lebih diikuti
oleh 15 UMKM yang berasal dari sekitar Bogor, Depok, dan bahkan Jakarta. Dalam
bazar ini tidak ada batasan produknya, produk pangan maupun produk fashion
boleh ikut serta,” terangnya.
Sementara itu, salah satu peserta bazar Priyo Tanoto
mengungkapkan, kegiatan bazar dan kurasi seperti ini akan sangat memberikan
dampak baik bagi pelaku UMKM.
“Semoga ke depannya akan diadakan kembali bazar yang
lebih besar dan dengan persiapan lebih baik sehingga lebih mengangkat UMKM pada
umumnya,” ungkapnya pada saat diwawancarai.
Sebagai informasi, kegiatan bazar dan kurasi ini akan
disertai dengan Cooking Class “Pelatihan Pembuatan Bakso” pada Sabtu
(10/12/2022). Hal ini sebagai bentuk tindaklanjut dari program Sekolah Vokasi
UNIDA yang berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi serta membuka peluang
lebih luas bagi masyarakat sebagai pelaku usaha.