Dosen MMPI UNIDA Jadi Narasumber Webinar Pendidikan, Dorong Guru Perkuat Kepemimpinan Pembelajaran melalui Pemanfaatan AI Cerdas dan Beradab
Dosen program Magister Manajemen Pendidikan Islam (MMPI) Sekolah Pascasarjana Universitas Djuanda (UNIDA), Assoc. Prof. Dr. Irman Suherman, S.Pd.I., M.Pd., AHRA menegaskan pentingnya kepemimpinan pembelajaran bagi guru Muslim dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kian pesat di dunia pendidikan. Hal tersebut disampaikannya dalam Webinar Pendidikan yang diselenggarakan oleh MMPI Sekolah Pascasarjana UNIDA, pada Rabu, 15 April 2026.
Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. Irman Suherman, S.Pd.I., M.Pd., AHRA menekankan bahwa perkembangan AI telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Ia menggarisbawahi bahwa tantangan utama bagi guru bukan sekadar memahami cara menggunakan teknologi, melainkan bagaimana memanfaatkannya secara cerdas dan beradab sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Menurutnya, kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership) merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki setiap guru. Guru diposisikan sebagai pemimpin di dalam kelas yang bertugas mengarahkan proses belajar, mendiagnosis kebutuhan peserta didik, serta mengambil keputusan strategis demi mencapai hasil pembelajaran yang optimal.
Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Irman Suherman, S.Pd.I., M.Pd., AHRA menjelaskan konsep instructional leadership sebagai kemampuan untuk memengaruhi, mengarahkan, dan memberdayakan proses belajar-mengajar.
“Dalam konteks ini, guru memiliki peran sentral dalam membangun iklim belajar, kualitas interaksi, serta capaian belajar peserta didik,” terangnya.
Assoc. Prof. Dr. Irman Suherman, S.Pd.I., M.Pd., AHRA juga mengangkat konsep Principals as Literacy Leaders (PALL) yang dikembangkan oleh Neil Dempster, khususnya pendekatan Disciplined Dialogue. Pendekatan ini menekankan pentingnya dialog profesional berbasis data dalam pengambilan keputusan pembelajaran. Guru didorong untuk menggunakan data konkret dalam mengevaluasi proses belajar, sehingga intervensi yang dilakukan menjadi lebih tepat sasaran.
Dalam implementasinya, prinsip PALL dapat diadaptasi oleh guru Muslim melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis bukti, dengan tetap mengintegrasikan dimensi spiritual dan moral.
“Guru berperan sebagai pemimpin spiritual-intelektual (murabbi) yang memanfaatkan AI untuk mendiagnosis kebutuhan belajar, melakukan musyawarah berbasis data, serta merancang strategi pembelajaran yang terukur,” terangnya.
Assoc. Prof. Dr. Irman Suherman, S.Pd.I., M.Pd., AHRA juga menjelaskan peran AI sebagai katalisator dalam pembelajaran, di antaranya membantu mengidentifikasi kesulitan belajar siswa, memberikan rekomendasi strategi pembelajaran yang sesuai, memprediksi potensi ketertinggalan siswa, hingga mengotomatisasi tugas administratif. Hal ini memungkinkan guru memiliki lebih banyak waktu untuk membangun interaksi yang bermakna dengan peserta didik.
Sebagai ilustrasi, Assoc. Prof. Dr. Irman Suherman, S.Pd.I., M.Pd., AHRA memaparkan contoh praktik di kelas, di mana AI digunakan untuk menganalisis hasil kuis siswa. Dari analisis tersebut, guru dapat mengidentifikasi kesulitan spesifik yang dialami siswa, kemudian melakukan diskusi terbuka berbasis data, membagi kelompok belajar sesuai kebutuhan, hingga melakukan evaluasi berkelanjutan. Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan.
“Kepemimpinan pembelajaran di era AI menuntut keseimbangan antara kecakapan teknologi dan kebijaksanaan spiritual. Pemanfaatan teknologi harus dilandasi nilai-nilai seperti tabayyun, hikmah, dan adab, agar proses pendidikan tetap berorientasi pada pembentukan karakter,” pungkasnya.
Webinar ini menjadi bagian dari komitmen UNIDA dalam mendorong penguatan kapasitas guru dan tenaga pendidik, sekaligus menjawab tantangan transformasi pendidikan di era digital berbasis nilai-nilai keislaman.
Sebagai informasi, Webinar Pendidikan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-39 UNIDA. Selain Assoc. Prof. Dr. Irman Suherman, S.Pd.I., M.Pd., AHRA, kegiatan ini juga menghadirkan Guru Besar Manajemen Bimbingan Konseling sekaligus Rektor UNIDA Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I, dan Kepala Kementerian Agama Kota Bogor, H. Mahmudi Affan Rangkuti, S.Pd.I., M.E.I sebagai keynote speaker. Adapun Ketua Program Studi MMPI, Dr. Lina Herlina, S.Hum., M.Pd, bertindak sebagai moderator.