[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Dosen UNIDA Bantu Tingkatkan Literasi Digital Pengelolaan Kelembagaan di Kelompok Tani Harum Tani Desa Tajurhalang Kabupaten Bogor

Bogor, 22 Desember 2023 - Pengembangan pedesaan tidak terlepas dari pengembangan pertanian sebagai unsur terbesar dalam ekonomi rakyat di desa. Di era digital, implementasi digitalisasi dalam bidang pertanian diharapkan dapat mendongkrak proses penguatan pertanian dari hulu sampai ke hilir. Untuk ikut membantu mewujudkan proses tersebut, dosen Prodi Agribisnis dan Prodi Ilmu Komputer Universitas Djuanda bekerjasama dalam program pengabdian Masyarakat mengadakan sosialisasi digitalisasi ke Kelompok Tani Harum tani Desa Tajur Halang Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor.


Kelompok Tani Harum Tani terdiri dari beragam jenis usaha anggota, namun utamanya adalah hortikultura. Perkembangan pertanian di Desa Tajurhalang sudah sangat baik, banyak petani yang sudah melakukan ekspor untuk tanaman hias dan penjualan bibit durian dalam jumlah yang besar.

Menurut Aisah Rini Susanti, penguatan digitalisasi dapat membantu petani untuk memahami lebih lanjut mengenai beragam informasi teknis dan manajerial, penguatan kompetensi diri, maupun perluasan jejaring bisnis.

Himmatul Miftah, ketua program pengabdian, menyampaikan bahwa pertemuan ini berfokus pada optimalisasi literasi digital, berupa cara pencarian informasi yang efektif dan efisien melalui beberapa platform seperti google, google trends, youtube, aplikasi terkait pertanian, maupun media sosial. Dijelaskan pula mengenai memahami berita hoax dan proses penyebarluasan informasi yang memenuhi empat syarat utama, yaitu benar, bermanfaat, penting untuk disebarluaskan, dan beretika.

“Bisnis pertanian on farm harus mulai menggunakan teknologi sehingga terwujud smart farming,” tambah tim pengabdian dosen, Azrin Syamsudin.

Acara diikuti oleh Penyuluh Pertanian Desa Andri Kiswantoro, Penyuluh Pertanian Swadaya sekaligus pelaku UMKM Lilis, Ketua RT Nurdin, Ketua Poktan Odih dan anggota Poktan Harum Tani.

Andri, penyuluh pertanian desa, menyampaikan apresiasi kegiatan ini dan mengundang Universitas Djuanda untuk melanjutkan kerja sama dan berkontribusi dengan pihak Desa Tajur Halang.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama anggota tim pengabdian Arti Yoesdiarti mengungkapkan bahwa Desa Tajur Halang selama ini menjadi mitra KKN Universitas Djuanda, beberapa mahasiswa bahkan melanjutkan penelitian di desa ini.

“Ke depannya, insyaAllah kami akan undang petani ke kampus untuk berdialog langsung dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa,” ujarnya mengakhiri.