[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Dosen UNIDA Bekali Pemahaman Literasi Keuangan bagi Generasi Muda

Dosen Universitas Djuanda (UNIDA) hadir sebagai pembicara dalam kegiatan edukasi literasi keuangan bagi siswa SMK Amaliah 1 dan 2. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung C Universitas Djuanda pada Selasa, 28 April 2026.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Mas Nur Mukmin, S.E., M.Ak., sebagai narasumber dosen Fakultas Ekonomi dan Bisn (FEB) yang membawakan materi bertajuk “Litrasi keuangan untuk masa depan” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa literasi keuangan merupakan kemampuan dalam memahami serta mengelola keuangan secara bijak guna mendukung kesejahteraan di masa depan.

Ia menekankan bahwa siswa SMK berada pada fase penting dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, dunia usaha, maupun pendidikan lanjutan. Tanpa pemahaman keuangan yang memadai, mereka berpotensi terjebak dalam perilaku konsumtif, pemborosan, hingga penggunaan pinjaman online yang tidak bijak.

Dalam kegiatan pengabdian ini, materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya menentukan skala prioritas dalam pengeluaran. Selain itu, siswa juga diberikan contoh praktis dalam mengelola uang saku agar dapat dialokasikan secara seimbang untuk kebutuhan utama, tabungan, dan hiburan.

Lebih lanjut, Dr. Mas Nur Mukmin juga menyoroti maraknya pinjaman online ilegal (pinjol) yang kerap menyasar masyarakat, termasuk pelajar. Ia menjelaskan berbagai risiko yang dapat timbul, seperti bunga dan denda tinggi, penyalahgunaan data pribadi, hingga metode penagihan yang tidak etis yang berdampak pada kondisi psikologis.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa keterlibatan dosen dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, saya ingin menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa literasi keuangan adalah keterampilan hidup yang sangat penting. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat mengambil keputusan finansial secara bijak dan tidak mudah terjerumus dalam praktik keuangan yang merugikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMK Amaliah 1 dan 2 mampu menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari-hari serta membangun kebiasaan finansial yang sehat dan bertanggung jawab sejak dini.