[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Dosen UNIDA Raih Pendanaan Program Mahasiswa Berdampak Kemdiktisaintek 2026, Perkuat Peran Mahasiswa dalam Pemulihan Dampak Bencana Sumatra

Prestasi membanggakan kembali diraih Universitas Djuanda (UNIDA), Assoc. Prof. Dr. Helmi Haris, M.S Dosen sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) UNIDA berhasil terpilih sebagai penerima pendanaan Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Berdasarkan Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0080/C3/DT.05.00/2026 tanggal 26 Januari 2026, Assoc. Prof. Dr. Helmi Haris, M.S dinyatakan lolos pendanaan dengan judul program “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat”.

Program tersebut berfokus pada upaya pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan di lokasi terdampak. Program Mahasiswa Berdampak ini dirancang untuk mendorong peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman bagi mahasiswa.

Rektor UNIDA Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut.

“Kami mengucapkan selamat atas keberhasilannya meraih pendanaan Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026. Ini merupakan bukti komitmen dosen UNIDA dalam mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I juga menambahkan bahwa capaian ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat peran mahasiswa sejalan dengan semangat Kampus Berdampak.

“Universitas Djuanda akan terus mendorong dan mendukung dosen serta mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan dan pemulihan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai informasi Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 dijadwalkan mulai dilaksanakan dengan pengiriman mahasiswa ke lokasi kegiatan pada 28 Januari hingga 28 Februari 2026.