[email protected] 0251-8240773
Berita

Dua Mahasiswa Asal Thailand Raih Gelar Sarjana di Universitas Djuanda

Mahasiswa internasional Universitas Djuanda (UNIDA) berhasil menyelesaikan studinya dalam acara Wisuda ke-52 Sarjana dan Sekolah Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, pada Rabu (22/10/2025) di Puri Begawan, Bogor. Dua mahasiswa asal Thailand, Mayuree Masamae dan Suhainee Sareh, resmi diwisuda setelah menuntaskan pendidikan pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) UNIDA.

Keduanya merupakan bagian dari program internasional yang dijalankan UNIDA sebagai wujud komitmen dalam memperluas jejaring pendidikan global dan memperkuat kerja sama antarnegara di bidang akademik.

Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut sebagai bukti nyata bahwa UNIDA terus dipercaya oleh masyarakat internasional sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing global.

“Kelulusan mahasiswa internasional ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kualitas akademik dan memperluas jejaring internasional. UNIDA berkomitmen mencetak lulusan yang berdaya saing global dengan landasan nilai-nilai tauhid,” ujarnya.

Sebagai perguruan tinggi yang telah meraih Akreditasi Institusi Unggul, UNIDA senantiasa mendorong terciptanya lingkungan akademik yang inklusif dan berorientasi pada pembentukan generasi berilmu, berkarakter, serta berdampak bagi masyarakat dunia.

“Melalui pendekatan pembelajaran berbasis tauhid, kedua mahasiswa internasional tersebut berhasil menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi selama menempuh studi di Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Suhainee Sareh menyampaikan sambutan mewakili seluruh wisudawan. Ia menuturkan rasa syukur dan bangganya dapat menempuh pendidikan di UNIDA.

“Hari ini adalah hari yang penuh rasa syukur. Perjalanan panjang penuh perjuangan, doa, dan pengorbanan akhirnya mengantarkan kami pada momen yang membahagiakan: hari wisuda. Atas nama seluruh wisudawan, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Universitas Djuanda, para dosen, dan keluarga atas bimbingan, doa, serta dukungan yang luar biasa,” ujarnya.

Suhainee juga mengisahkan bahwa pengalaman belajar di Indonesia menjadi perjalanan luar biasa yang penuh makna.

“Pada awalnya, kendala bahasa dan perbedaan budaya menjadi tantangan besar. Namun dengan dukungan para dosen, sahabat, dan lingkungan kampus yang penuh kehangatan, setiap kesulitan berubah menjadi pembelajaran berharga. Saya belajar tidak hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga makna persaudaraan lintas bangsa dan nilai kemanusiaan yang universal,” tuturnya.

Dalam pidatonya, Suhainee mengutip pepatah Thailand, “Mai mi khwam samret dai koet khuen doi prasat khwam phayayam” yang berarti “Tidak ada keberhasilan yang lahir tanpa perjuangan.” Ia menegaskan bahwa setiap usaha dan doa tidak pernah sia-sia.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai-nilai tauhid yang diajarkan di UNIDA menjadi bekal berharga bagi para lulusan, termasuk dirinya dan rekan-rekannya dari luar negeri.

“Nilai-nilai tauhid yang kami pelajari di Universitas Djuanda tidak berhenti di kampus saja. Ke mana pun langkah kami pergi, bahkan hingga ke negara kami Thailand dan berbagai penjuru dunia, semangat tauhid itu akan tetap menjadi cahaya yang menuntun kami untuk berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya.

Sebagai informasi, UNIDA menyelenggarakan Wisuda ke-52 bersamaan dengan pengukuhan Guru Besar eknologi dan Produksi Ternak Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Anggraeni, M.Si. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UNIDA dalam memperkuat peran akademik dan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan di berbagai bidang.