Majelis Dhuha UNIDA Hadirkan Dr. K.H. Sayid Qutub, MA., Al-Hafizh, Bahas Faktor Datangnya Rezeki dan Keberkahannya
Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Tauhid (BPPT) kembali menyelenggarakan Majelis Dhuha pada Jum’at (28/11/2025) di Masjid Baitul Hamdi. Kegiatan rutin ini menghadirkan Dr. K.H. Sayid Qutub, MA., Al-Hafizh sebagai penceramah dengan mengangkat tema “Faktor-Faktor Datangnya Rezeki, Adabnya, dan Doa-Doa untuk Keberkahan Rezeki.” Majelis ini terbuka untuk umum dan diikuti insan UNIDA serta jamaah dari masyarakat sekitar.
Ketua Bidang Hukum dan Organisasi Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI), Dr. Sudiman Sihotang, S.H., M.H membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Majelis Dhuha merupakan wadah pembinaan ruhiyah yang selaras dengan karakter UNIDA sebagai Kampus Bertauhid.
“Majelis Dhuha ini menjadi ruang penting untuk memperkuat akhlak dan pemahaman agama. Kami berharap kegiatan ini memberi pengaruh positif bagi sivitas akademika dalam menjalankan amanah ilmu secara benar dan bermanfaat bagi umat,” ujarnya.
Dalam tausyiahnya, Dr. K.H. Sayid Qutub, MA., Al-Hafizh menjelaskan bahwa rezeki tidak hanya berkaitan dengan aspek materi, tetapi juga menyangkut keberkahan yang membersamai kehidupan seseorang. Ia menguraikan adab-adab dalam menjemput rezeki serta usaha batin yang perlu dilakukan agar rezeki membawa kebaikan.
“Rezeki telah ditetapkan Allah, namun adab dalam menjemputnya harus dijaga. Di antara hal yang menghadirkan keberkahan adalah memperbanyak doa, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta menguatkan ibadah, termasuk shalat dhuha,” tuturnya.
Dr. K.H. Sayid Qutub, MA., Al-Hafizh juga memaparkan amalan-amalan yang dapat membuka pintu rezeki, seperti memperbanyak istighfar, menjunjung kejujuran dalam pekerjaan maupun usaha, serta membiasakan sedekah sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Dr. K.H. Sayid Qutub, MA., Al-Hafizh, dengan harapan jamaah mendapatkan kelapangan hati, keberkahan hidup, dan rezeki yang halal lagi baik.