Dukung Kampus Mengajar, FH UNIDA Ikuti Sosialisasi Program Kampus Mengajar Angkatan 6
Fakultas
Hukum (FH) Universitas Djuanda (UNIDA) mengikuti Sosialisasi
Kampus Mengajar Angkatan 6 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi pada Kamis (04/05/2023). Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting yang juga diikuti oleh Perguruan Tinggi pada LLDIKTI wilayah
1, 2, 4, 6, 7, 8, 9, dan
10.
Ketua
Program Studi (Kaprodi)
Hukum R. Yuniar Anisa Ilyanawati,
S.H., M.H mengatakan,
Program Kampus Mengajar Angkatan
6 menjadi kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa
maupun dosen untuk terlibat aktif dalam implementasi program MBKM, khususnya bagi mahasiswa atau dosen FH yang belum
berkesempatan ikut serta pada angkatan sebelumnya.
“Salah
satu program ini juga sangat bermafaat untuk peningkatan kompetensi dan soft skill bagi mahasiswa, peningkatan
nilai angka kredit (KUM) bagi para dosen, dan peningkatan Indikator Kinerja
Utama (IKU) bagi Program Studi dan Fakultas Hukum UNIDA,” ungkapnya.
Selaku Kaprodi, R.
Yuniar Anisa Ilyanawati, S.H., M.H berharap ke depan akan semakin banyak yang berminat mengikuti Program Kampus Mengajar
ini, baik mahasiswa maupun dosen di Program Studi Hukum UNIDA.
Kepala
Program Kampus Mengajar dan Pertukaran Mahasiswa Merdeka Asri Aldila Putri,
S.Sos., M.Si menyampaikan
dalam sosialisasi ini bahwasanya salah satu luaran program yang diharapkan yaitu adanya pengembangan potensi diri dan komptensi mahasiswa, peningkatan
kompetensi literasi dan numerasi siswa di SD, SMP, SLTA, serta pengingkatan keterampilan dan penguatan karakter siswa SMK.
“Ada
juga manfaat kampus mengajar bagi mahasiswa dan dosen. Bagi mahasiswa dapat
menjadi agen perubahan, mengasah hard
skills dan soft skills,
mendapatkan rekognisi hingga 20 SKS, mendapatkan bantuan biaya hidup dan
bantuan biaya kuliah,” tuturnya
dalam penyampaian materi
sosialisasi.
“Sedangkan bagi perguruan tinggi dan
dosen, yakni diantaranya agar mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) 2, berkontribusi nyata bagi permasalahan
pendidikan dasar, selain itu juga dosen memiliki ruang pengabdian untuk penerapan berbagai kajian
dan inovasi,” tambahnya.