[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, Tim Pengabdian Mahasiswa UNIDA Berpartisipasi dalam Posyandu di Jorong Pantas

Tim Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak untuk Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026, laksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan rutin Posyandu di Jorong Pantas, Kanagarian Tanjung Sani, Kabupaten Agam, pada Senin (9/2/2026). Mengusung tema "Mendukung Kesehatan Ibu dan Anak melalui Pelayanan Posyandu Pasca Bencana Sumatera Barat," aksi ini menjadi prioritas utama untuk memastikan tumbuh kembang generasi penerus tetap optimal di tengah masa pemulihan pasca bencana. Kegiatan tersebut bertempat di Kantor Pemuda Jorong Pantas.

Sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, Posyandu memegang peran strategis dalam memantau status gizi serta kesehatan ibu hamil di wilayah tersebut. Para mahasiswa bekerja sama dengan kader setempat untuk melayani sekitar 50 peserta yang terdiri dari 29 anak usia sekolah dasar, 16 lansia, dan 8 ibu hamil.

Ketua Tim PMM Mahasiswa Berdampak Waffiq Azizah menjelaskan para mahasiswa ditempatkan di berbagai pos pelayanan, mulai dari pendaftaran, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pencatatan di buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) serta distribusi vitamin dan makanan tambahan. Selain itu mahasiswa turut memberikan edukasi langsung kepada para ibu mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola asuh anak yang tepat.

"Fokus utama dari keterlibatan mahasiswa dalam aksi kesehatan ini Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan pemantauan tumbuh kembang balita, meningkatkan kesadaran ibu terhadap pentingnya kesehatan dan gizi anak, serta mendorong peran aktif masyarakat dalam kegiatan kesehatan lingkungan," jelasnya.

Melalui sinergi ini, telah terkumpul data pertumbuhan yang akurat sebagai bahan pemantauan kesehatan berkelanjutan oleh kader dan tenaga kesehatan. Selain memperluas cakupan layanan, partisipasi ini diharapkan dapat mempererat hubungan sosial yang hangat antara mahasiswa dan warga serta meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya pemeliharaan kesehatan gizi di masa pemulihan pasca bencana. Erneti, selaku Pengurus Kader Posyandu menygatakan kehadiran mahasiswa ini sangat membantu kelancaran operasional di lapangan.

"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa yang telah membantu kelancaran Posyandu hari ini. Dengan banyaknya peserta, kehadiran mereka sangat meringankan tugas kami, terutama dalam pendataan dan melayani anak-anak," tuturnya.