Dukung Pendidikan Inklusif, UNIDA Ambassador Gelar Bakti Sosial di Loka Bina Karya Bogor
UNIDA Ambassador menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dengan tema "Belajar Bersama, Tumbuh Bersama" di Loka Bina Karya Kota Bogor/Yayasan Penyandang Disabilitas Kota Bogor pada Kamis (18/1/2024). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap pendidikan inklusif dan individu dengan disabilitas.
S. Fathya Salsabila Lubis, Winner Unida Ambassador 2024 sekaligus Finalis Putri Pendidikan Jawa Barat tahun 2025, dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan inklusif merupakan hak asasi semua anak, termasuk mereka yang memiliki disabilitas.
"Kita harus terus berupaya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan mendukung bagi semua siswa," ujarnya.
Fathya Salsabila berharap kegiatan ini dapat meningkatkan hubungan yang lebih erat antara masyarakat dan penyandang disabilitas.
"Perbedaan bukanlah suatu yang salah tetapi merupakan pembentuk kesempurnaan. Semoga dengan kegiatan ini kita semua dapat terbuka dan tidak memandang perbedaan antar sesama," pungkasnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh para siswa disabilitas ini diisi dengan berbagai aktivitas menarik, termasuk sesi belajar dan menggambar bersama yang melibatkan interaksi langsung antara mahasiswa dengan para siswa. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan inklusif.
Dalam kesempatan ini, Ibu Septi, salah satu guru mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah menunjukkan kepedulian terhadap penyandang disabilitas melalui penyediaan berbagai fasilitas umum yang ramah disabilitas.
"Mulai dari toilet khusus, tangga untuk kursi roda, hingga garis kuning untuk tuna netra di jalan sudah tersedia," jelasnya.
Sementara itu, Ibu Aam, salah satu orang tua siswa, berbagi pengalamannya dalam merawat anak dengan disabilitas.
"Sebagai orang tua memang harus serba ekstra, baik dalam kesabaran maupun perawatan. Meski ada tantangan dalam pembagian waktu, dukungan dari guru pendamping dan pengasuh sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan perawatan dan pendidikan anak," tuturnya.
Para peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Salah satu siswa, Eza, mengungkapkan kesenangannya dapat berpartisipasi dalam kegiatan mewarnai bersama para kakak mahasiswa.