FAIPG UNIDA Ajak Pengelola dan Anggota BMT Kabandungan Tingkatkan Integrasi dalam Pemanfaatan Teknologi Digital dengan Metode Popular Education
Fakultas Agama Islam
dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Program
Insentif Pengabdian Masyarakat Terintegrasi dengan MBKM Berbasis Kinerja IKU
Bagi PTS melalui Skema Program Kemandirian Masyarakat, melaksanakan kegiatan
pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Tangkolo Kecamatan Kabandungan
Kabupaten Sukabumi, yang dilaksanakan dari tanggal 10 sampai hingga 17 Desember
2022.
Kegiatan PKM ini
diketuai oleh Tuti Kurnia, SP., M.Si serta Wildan Munawar, SEI., MA selaku
anggota. Mengangkat tema yang bertajuk "Peningkatan Kapasitas Pengelola
dan Anggota BMT Kabandungan dalam Pemanfaatan Teknologi Digital dengan Metode Popular Education”. Tujuan kegiatan ini
untuk meningkatkan integrasi teknologi digital BMT (Baitul mal wat tamwi) dalam
sistem pelaporan dan pengelolaan BMT secara menyeluruh, sehingga akan mudah
diakses oleh para anggota BMT di berbagai tempat. Serta, untuk meningkatkan
kapasitas pengurus dan anggota BMT Kabandungan dalam menunjang pemanfaatan
teknologi digital BMT, baik dalam sistem pendanaan, pembiayaan maupun
operasional termasuk pengelolaan Usaha BMT.
Kegiatan pengabdian pada
masyarakat diawali dengan melakukan Focus
Group Discussion (FGD) bersama pengelola BMT Kabandungan. Kemudian
dilanjutkan dengan acara sosialisasi dan pelatihan terkait digitalisasi BMT pada tanggal 16 sampai denga 17 Desember 2022 yang
dihadiri oleh pengelola dan anggota BMT Kabandungan yang berjumlah 40 orang.
“Digitalisasi dan BMT perlu terus dikembangkan agar dapat menggali
potensi yang ada. BMT Kabandungan diharapkan dapat bersinergi lebih kuat dengan
pelaku-pelaku digital lainnya seperti fintech
syariah, asuransi syariah, e-commerce
halal agar dapat memperluas jangkauan layanannya dan mendorong inklusi keuangan
syariah bagi masyarakat di wilayah Kabandungan,” jelas Tuti Kurnia, SP., M.Si
dalam penyampaian materinya.
Selanjutnya dalam sesi
dalam
pelatihan digitalisasi BMT yang
disampaikan oleh Wildan Munawar, SEI., MA disampaikan juga bahwa layanan digital sangat dibutuhkan pada saat
ini.
“Nasabah atau anggota
BMT Kabandungan membutuhkan layanan digital untuk mempermudah transaksi baik
menabung, pembiayaan, payment, dan
lainnya. Selain itu, digitalisasi BMT
juga dapat meningkatkan efisiensi profit bagi pengelola dan anggota BMT
Kabandungan,” pungkasnya.
Peserta FGD dan
sosialisasi Saepul Anwar selaku Kepala Pengelola BMT Kabandungan sangat
menyambut baik kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Desanya.
“Ucapan syukur dan terima kasih yang
sebesar-besarnya kami sampaikan kepada tim pengabdian Fakultas Agama Islam dan
Pendidikan Guru Universitas Djuanda Bogor yang telah hadir ke BMT kami ini
untuk melaksanakan pengabdian terkait pemanfaatan teknologi digital pada BMT.
Dengan adanya pelatihan ini kami harap para pengelola dan anggota BMT
Kabandungan dapat lebih bersinergi untuk saling membantu satu sama lain.
InsyaAllah kedepannya kami akan memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi
guna meningkatkan kualitas pelayanan di BMT Kabandungan,”ujarnya.
Dari kegiatan
pengabdian pada masyarakat ini diharapkan menghasilkan luaran berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan
pengelola BMT terkhusus dalam mengoperasikan aplikasi digital yang digunakan di
BMT Kabandungan.
“Semoga dengan adanya acara pelatihan digitalisasi BMT ini dapat memberikan pemahaman lebih terkait digitalisasi BMT dan dapat mempermudah peserta sekalian dalam pemanfaatan teknologi digital, salah satunya dengan kemampuan mengakses aplikasi digital di BMT Kabandungan,” tutur Ketua Tim Pengabdian FAIPG UNIDA.
