[email protected] 0251-8240773
Berita

FAIPG UNIDA Ajak Pengelola dan Anggota BMT Kabandungan Tingkatkan Integrasi dalam Pemanfaatan Teknologi Digital dengan Metode Popular Education

Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Program Insentif Pengabdian Masyarakat Terintegrasi dengan MBKM Berbasis Kinerja IKU Bagi PTS melalui Skema Program Kemandirian Masyarakat, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Tangkolo Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi, yang dilaksanakan dari tanggal 10 sampai hingga 17 Desember 2022.

Kegiatan PKM ini diketuai oleh Tuti Kurnia, SP., M.Si serta Wildan Munawar, SEI., MA selaku anggota. Mengangkat tema yang bertajuk "Peningkatan Kapasitas Pengelola dan Anggota BMT Kabandungan dalam Pemanfaatan Teknologi Digital dengan Metode Popular Education”. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan integrasi teknologi digital BMT (Baitul mal wat tamwi)  dalam sistem pelaporan dan pengelolaan BMT secara menyeluruh, sehingga akan mudah diakses oleh para anggota BMT di berbagai tempat. Serta, untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota BMT Kabandungan dalam menunjang pemanfaatan teknologi digital BMT, baik dalam sistem pendanaan, pembiayaan maupun operasional termasuk pengelolaan Usaha BMT.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat diawali dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama pengelola BMT Kabandungan. Kemudian dilanjutkan dengan acara sosialisasi dan pelatihan terkait digitalisasi BMT pada tanggal 16 sampai denga 17 Desember 2022 yang dihadiri oleh pengelola dan anggota BMT Kabandungan yang berjumlah 40 orang.

Digitalisasi dan BMT perlu terus dikembangkan agar dapat menggali potensi yang ada. BMT Kabandungan diharapkan dapat bersinergi lebih kuat dengan pelaku-pelaku digital lainnya seperti fintech syariah, asuransi syariah, e-commerce halal agar dapat memperluas jangkauan layanannya dan mendorong inklusi keuangan syariah bagi masyarakat di wilayah Kabandungan,” jelas Tuti Kurnia, SP., M.Si dalam penyampaian materinya.

Selanjutnya dalam sesi dalam pelatihan digitalisasi BMT yang disampaikan oleh Wildan Munawar, SEI., MA disampaikan juga bahwa  layanan digital sangat dibutuhkan pada saat ini.

“Nasabah atau anggota BMT Kabandungan membutuhkan layanan digital untuk mempermudah transaksi baik menabung, pembiayaan, payment, dan lainnya. Selain itu, digitalisasi BMT juga dapat meningkatkan efisiensi profit bagi pengelola dan anggota BMT Kabandungan,” pungkasnya.

Peserta FGD dan sosialisasi Saepul Anwar selaku Kepala Pengelola BMT Kabandungan sangat menyambut baik kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Desanya.

 “Ucapan syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada tim pengabdian Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru Universitas Djuanda Bogor yang telah hadir ke BMT kami ini untuk melaksanakan pengabdian terkait pemanfaatan teknologi digital pada BMT. Dengan adanya pelatihan ini kami harap para pengelola dan anggota BMT Kabandungan dapat lebih bersinergi untuk saling membantu satu sama lain. InsyaAllah kedepannya kami akan memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi guna meningkatkan kualitas pelayanan di BMT Kabandungan,”ujarnya.

Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diharapkan menghasilkan luaran berupa  peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelola BMT terkhusus dalam mengoperasikan aplikasi digital yang digunakan di BMT Kabandungan.

“Semoga dengan adanya acara pelatihan digitalisasi BMT ini dapat memberikan pemahaman lebih terkait digitalisasi BMT dan dapat mempermudah peserta sekalian dalam pemanfaatan teknologi digital, salah satunya dengan kemampuan mengakses aplikasi digital di BMT Kabandungan,” tutur Ketua Tim Pengabdian FAIPG UNIDA.