[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

FAIPG UNIDA Bekali Santri Pesantren Daarul Haliim Bandung Hadapi Tantangan Digital dan Finansial Berbasis Nilai Islami

Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menegaskan perannya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pondok Pesantren Daarul Haliim Bandung, Minggu (9/2/2026).

Kegiatan PkM ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Santri melalui Penguatan Iklim Pesantren Ramah Anak, Pembelajaran Digital, Santri Preneurship, dan Literasi Keuangan Syariah”. Tema tersebut mencerminkan komitmen FAIPG dalam mendukung pengembangan kualitas santri agar mampu merespons dinamika era digital dan finansial dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Pelaksanaan PkM melibatkan enam program studi di lingkungan FAIPG, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Agama Islam (PAI), Ekonomi Syariah (ESY), serta Perbankan Syariah (PBS).

Sejumlah kegiatan edukatif diberikan secara langsung kepada para santri, antara lain peningkatan pemahaman mengenai bahaya judi online sebagai langkah preventif menghadapi risiko digital, penguatan kemampuan pengembangan usaha melalui pendekatan Business Model Canvas untuk menumbuhkan jiwa santri preneur, serta sosialisasi bahaya pinjaman online (pinjol) melalui penguatan gaya hidup Islami dalam rangka meningkatkan literasi keuangan syariah.

Selain itu, santri juga dibekali peningkatan kemampuan Bahasa Arab melalui metode flash card yang interaktif dan menyenangkan, serta materi pengenalan potensi diri dan perencanaan masa depan sebagai bagian dari pembentukan karakter santri di era modern.

alah satu tim PkM, Dr. Abdul Kholik, M.Pd.I selaku Wakil Dekan Non Akademik FAIPG UNIDA berharap melalui kegiatan ini dapat mendorong terciptanya iklim pesantren yang ramah anak, adaptif terhadap pembelajaran digital, memperkuat kemandirian ekonomi santri, serta meningkatkan kesadaran literasi keuangan syariah.

Kegiatan PkM ini sekaligus menjadi wujud penguatan kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan pesantren dalam membangun generasi santri yang unggul, berdaya saing, dan berakhlakul karimah,” tutur Dr. Abdul Kholik, M.Pd.I.