FAIPG UNIDA Gelar Sosialisasi dan Pendampingan, Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Guna Wujudkan Pesantren yang Mandiri dan Berdaya Saing Unggul
Sebagai wujud
pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang merupakan bagian dari Pancadarma, Fakultas
Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas
Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan Sosialisasi
dan Pendampingan Pesantren
tahun 2022 bertajuk “Peningkatan Kapasitas Manajerial Pesantren, Literasi Teknologi, Iklim
dan Income Generating Pesantren untuk Mewujudkan yang Pesantren Mandiri dan
Berdaya Saing Unggul”. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren
Ar-Ridho Sentul, Bogor, pada Rabu (7/12/2022)
yang diikuti oleh para peserta perwakilan dari 30 Pondok Pesantren se-Kabupaten
dan Kota Bogor.
Dalam rangkaian
kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini terdapat empat fokus bahasan yang di sampaikan, antara lain ialah
mengenai Urgensi Penjaminan Mutu Pesantren Melalui Sistem Penjaminan Mutu
Internal (SPMI), Penciptaan Iklim Pesantren Ramah Anak, Urgensi Literasi
Teknologi dalam Pengelolaan Pesantren yang Unggul dan Pelatihan Pembuatan Media
Pembelajaran, serta Pelatihan Digital Marketing dan Digital Branding Unit Usaha
Pesantren dengan menghadirkan para narasumber yang ahli di bidangnya.
Ketua Tim PkM FAIPG
UNIDA Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I mengatakan, pondok
pesantren di Indonesia bukan hanya sebagai lembaga
pendidikan, akan tetapi juga sebagai lembaga keagamaan yang menjadi basis lembaga keilmuan, lembaga
penelitian, lembaga pelatihan, dan lembaga pengembangan masyarakat sekaligus sebagai simpul
budaya.
Secara
umum pondok pesantren telah diakui oleh masyarakat sebagai lembaga yang sukses
melahirkan para pemimpin, ulama dan tokoh-tokoh bangsa. Sehingga dalam hal ini mutu
pesantren tentunya perlu dirumuskan dengan konsep manajemen mutu secara matang,
agar mampu menghasilkan output pendidikan yang berkualitas. Selain itu, diharapkan juga agar pondok pesantren dapat
menciptakan standar pesantren di Indonesia sebagai model pendidikan berbasis
agama yang ideal bagi tumbuh kembang anak.
“Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini ialah sebagai
upaya, peran dari FAIPG UNIDA untuk hadir dengan memberikan sosialisasi dan
pendampingan bagi pesantren guna menambah wawasan pengelola pondok pesantren mengenai urgensi penjaminan
mutu pesantren
melalui SPMI, menciptakan iklim pesantren yang ramah anak, meningkatkan
motivasi dalam pengembangan literasi teknologi
melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran, serta mewujudkan pesantren sebagai agent of
change,” tutur Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I
yang juga merupakan Dekan FAIPG UNIDA.
Dr. Zahra Khusnul
Lathifah, M.Pd.I mengungkapkan, sebagaian besar masih banyak
pondok pesantren yang tidak berkembang
dikarenakan berbagai macam faktor. Namun, disisi lain banyak pondok pesantren
yang maju dengan pesat, baik secara kualitas sumber daya manusia, manajemen
serta sarana dan prasarananya.
“Selain pentingnya
penerapan SPMI, salah satu strategi yang dijalankan ialah diantaraya beberapa
Pondok Pesantren modern atau yang umum disebut Islamic Boarding School telah mulai menjajaki dunia Digital
Branding. Dengan penggunaan media sosial ini, Pondok Pesantren akan mudah dalam
penyampaian informasi serta dalam mempublikasikan berbagai macam kegiatan yang
dilaksanakan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini Dr. Zahra Khusnul
Lathifah, M.Pd.I juga menyampaikan bahwasanya kegiatan sosialisasi dan
pendampingan ini terselenggara dengan adanya dukungan pendanaan Hibah dari Kemendikbudristekdikti
RI melalui program Insentif Pengabdian Masyarakat Terintegrasi dengan Merdeka
Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Berbasis Kinerja Indikator Kinerja Utama Bagi
Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2022 sebagai bukti konkrit terhadap Implementasi program
MBKM.
Sementara
itu, K.H. Ir. Hudori, M.sc selaku pimpinan Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho
menyampaikan terima kasih atas dijadikannya Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho
sebagai tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian FAIPG UNIDA. Diharapkan dengan
terselenggaranya kegiatan ini dapat mewujudkan
pondok pesantren yang mandiri dan berdaya saing unggul sesuai dengan apa yang
dicita-citakan bersama.
“Kami haturkan terima kasih
karena telah memilih Pondok Pesantren Ar-Ridho sebagai tempat berlangsungnya
acara pengabdian masyarakat. Kami berharap hubungan silaturrahmi antara Pondok
Pesantren Ar-Ridho dengan FAIPG dapat terus berlanjut serta memberikan kebermanfaatan
dan keberkahan,” ujarnya.