[email protected] 0251-8240773
Berita

FAIPG UNIDA Gelar Sosialisasi dan Pendampingan, Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Guna Wujudkan Pesantren yang Mandiri dan Berdaya Saing Unggul

Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang merupakan bagian dari Pancadarma, Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan Sosialisasi dan Pendampingan Pesantren tahun 2022 bertajuk “Peningkatan Kapasitas Manajerial Pesantren, Literasi Teknologi, Iklim dan Income Generating Pesantren untuk Mewujudkan yang Pesantren Mandiri dan Berdaya Saing Unggul”. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Ar-Ridho Sentul, Bogor, pada Rabu (7/12/2022) yang diikuti oleh para peserta perwakilan dari 30 Pondok Pesantren se-Kabupaten dan Kota Bogor.

Dalam rangkaian kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini terdapat empat fokus bahasan yang di sampaikan, antara lain ialah mengenai Urgensi Penjaminan Mutu Pesantren Melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Penciptaan Iklim Pesantren Ramah Anak, Urgensi Literasi Teknologi dalam Pengelolaan Pesantren yang Unggul dan Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran, serta Pelatihan Digital Marketing dan Digital Branding Unit Usaha Pesantren dengan menghadirkan para narasumber yang ahli di bidangnya.

Ketua Tim PkM FAIPG UNIDA Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I mengatakan, pondok pesantren di Indonesia bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, akan tetapi juga sebagai lembaga keagamaan yang menjadi basis lembaga keilmuan, lembaga penelitian, lembaga pelatihan, dan lembaga pengembangan masyarakat sekaligus sebagai simpul budaya.

Secara umum pondok pesantren telah diakui oleh masyarakat sebagai lembaga yang sukses melahirkan para pemimpin, ulama dan tokoh-tokoh bangsa. Sehingga dalam hal ini mutu pesantren tentunya perlu dirumuskan dengan konsep manajemen mutu secara matang, agar mampu menghasilkan output pendidikan yang berkualitas. Selain itu, diharapkan juga agar pondok pesantren dapat menciptakan standar pesantren di Indonesia sebagai model pendidikan berbasis agama yang ideal bagi tumbuh kembang anak.

“Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini ialah sebagai upaya, peran dari FAIPG UNIDA untuk hadir dengan memberikan sosialisasi dan pendampingan bagi pesantren guna menambah wawasan pengelola pondok pesantren mengenai urgensi penjaminan mutu pesantren melalui SPMI, menciptakan iklim pesantren yang ramah anak, meningkatkan motivasi dalam pengembangan literasi teknologi melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran, serta mewujudkan pesantren sebagai agent of change,” tutur Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I yang juga merupakan Dekan FAIPG UNIDA.

Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I mengungkapkan, sebagaian besar masih banyak pondok pesantren yang  tidak berkembang dikarenakan berbagai macam faktor. Namun, disisi lain banyak pondok pesantren yang maju dengan pesat, baik secara kualitas sumber daya manusia, manajemen serta sarana dan prasarananya.

“Selain pentingnya penerapan SPMI, salah satu strategi yang dijalankan ialah diantaraya beberapa Pondok Pesantren modern atau yang umum disebut Islamic Boarding School telah mulai menjajaki dunia Digital Branding. Dengan penggunaan media sosial ini, Pondok Pesantren akan mudah dalam penyampaian informasi serta dalam mempublikasikan berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I juga menyampaikan bahwasanya kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini terselenggara dengan adanya dukungan pendanaan Hibah dari Kemendikbudristekdikti RI melalui program Insentif Pengabdian Masyarakat Terintegrasi dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Berbasis Kinerja Indikator Kinerja Utama Bagi Perguruan Tinggi Swasta Tahun 2022 sebagai bukti konkrit terhadap Implementasi program MBKM.

Sementara itu, K.H. Ir. Hudori, M.sc selaku pimpinan Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho menyampaikan terima kasih atas dijadikannya Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho sebagai tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian FAIPG UNIDA. Diharapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat mewujudkan pondok pesantren yang mandiri dan berdaya saing unggul sesuai dengan apa yang dicita-citakan bersama.

“Kami haturkan terima kasih karena telah memilih Pondok Pesantren Ar-Ridho sebagai tempat berlangsungnya acara pengabdian masyarakat. Kami berharap hubungan silaturrahmi antara Pondok Pesantren Ar-Ridho dengan FAIPG dapat terus berlanjut serta memberikan kebermanfaatan dan keberkahan,” ujarnya.