Fakultas Hukum dan Magister Hukum UNIDA Gelar Coaching Clinic: Ciptakan Pembelajaran Interaktif dan Bimbingan Tugas Akhir yang Inovatif
Fakultas Hukum (FH) dan Program Studi Magister Hukum Sekolah Pascasarjana Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic bertajuk “Ciptakan Pembelajaran dan Bimbingan Tugas Akhir yang Interaktif dan Inovatif” di Ruang Sidang Fakultas Hukum UNIDA. Kegiatan ini menjadi upaya untuk meningkatkan mutu dan konsistensi proses pembelajaran di lingkungan akademik UNIDA.
Kegiatan coaching clinic ini menghadirkan Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H sebagai narasumber utama yang diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Hukum dan Magister Hukum.
Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam pemaparannya menekankan pentingnya penyamaan persepsi dalam proses pembelajaran agar lebih terfokus, terukur, dan berlandaskan pada prinsip-prinsip tauhid.
“Kita sudah unggul, maka harus menyiapkan keunggulan di semua bidang, baik dalam pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, ketauhidan, dan profesionalitas. Lulusan pendidikan hukum harus memiliki kesadaran moral dan karakter di samping kecerdasan intelektual. Melalui kegiatan seperti ini, kami memastikan setiap dosen memahami pendidikan berbasis nilai, bukan sekadar transfer ilmu,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FH UNIDA, Dr. Nurwati, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada pihak universitas atas dukungan terhadap peningkatan standar akademik. Ia menuturkan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan kesadaran bersama kepada para dosen tentang metodologi dan sistem pembelajaran yang tepat dan selaras dengan visi UNIDA kampus bertauhid dan berstandar internasional. Selanjutnya kegiatan ini juga merupakan kaderisasi dosen senior kepada dosen muda dengan telah dibukanya program studi Doktor Ilmu hukum di UNIDA.
“Klinik bimbingan ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan pendekatan pembelajaran di Program Studi Hukum dan Magister Hukum agar lebih relevan, bermanfaat, dan kontekstual di bawah arahan Chancellor,” tuturnya.
Kegiatan Coaching Clinic ini turut diwarnai dengan sesi diskusi dan berbagi praktik baik antar dosen. Para peserta membahas berbagai strategi penguatan mutu pembelajaran, mulai dari penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) hingga penerapan metode pembelajaran aktif seperti case method dan project-based learning.
Selain itu, para dosen juga mendiskusikan penerapan nilai-nilai tauhid dalam proses pengajaran sebagai ciri khas pendidikan di UNIDA, serta pentingnya melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap proses dan hasil pembelajaran guna memastikan kesesuaian dengan tujuan akademik dan pengembangan karakter mahasiswa.
Ketua Program Studi Hukum FH UNIDA, Dr. Asep Thobibudin Qolyubi, S.H., M.H menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penyamaan persepsi bagi dosen dalam proses pengajaran, pembimbingan mahasiswa, dan pendampingan penulisan tugas akhir.
“Melalui Coaching Clinic ini, kami berkomitmen menghadirkan sinergi akademik yang kuat guna melahirkan lulusan yang jujur, unggul, dan kompetitif di tingkat internasional,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi kolaboratif dan penyusunan rencana tindak lanjut yang akan diintegrasikan dalam proses pembelajaran semester mendatang.