Fasilitasi Program Cultural Exchange Indonesia-Amerika, Biro Kerjasma UNIDA Hadirkan Alumni Wiscounsin Medison, USA
Biro Kerja sama Universitas
Djuanda (UNIDA) selenggarakan Kegiatan Tukar Buadaya (Cultural Exchange)
Indonesia Amerika Serikat, dengan tema Introducing the Archipelagos
Culture. Bertempat di Aula Ged. C Universitas Djuanda, kegiatan ini
menghadirkan lulusan Universitas Wisconsin Medison USA, Michael Sawal.
Program Cultural Exchange
merupakan salah satu program kerja bagian Urusan Internasional pada Biro
Kerjasama Universitas Djuanda yang sudah digagas sejak Tahun 2016, namun
dikarenakan kondisi pandemic sejak 2020, Kegiatan ini baru bisa dilaksanakan
Kembali. Cultural Exchange program bertujuan untuk mengenalkan budaya masing-masing
negara, daerah dan Universitas, juga untuk meningkatkan Kerjasama dan Interaksi
antar mahasiswa.
Kegiatan yang diadakan pada hari
Selasa (22/11/2022) berlangsung dengan lancar, yang dihadiri oleh mahasiswa
yang mewakili bebagai daearah dan Provinsi yang ada di Indonesia yang mengikuti
Program pertuakaran Mahasiswa Merdeka (PMM) yang berjumlah 103 orang.
Rektor UNIDA, Prof. Dr. Suhaidi,
S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Michael Sawal
dari Universitas Wisconsin Medison USA. Kegiatan cultural exchange ini
juga diikuti oleh mahasiswa PMM sehingga dapat mewakili berbagai macam budaya
daerah di Indonesia. Diharapkan baik mahasiswa Indonesia maupun Michael Sawal
dari Amerika Serikat mendapat manfaat dari kegiatan cultural exchange ini.
“Semoga para mahasiswa PMM ini
nyaman dan betah belajar serta tinggal di UNIDA karena kualitas UNIDA tidak
kalah dengan universitas ternama lainnya. Dalam kegiatan cultural exchange
diharapkan para mahasiswa dapat bertukar informasi mengenai kebudayaan,
khususnya budaya Indonesia dan budaya Amerika Serikat,” tutur Prof. Dr.
Suhaidi, S.H., MH.
Mega Febriani Sya, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Biro Kerja sama Universitas
Djuanda menyampaikan bahwa Cultural Exchange ini merupakan salah satu
program kerja Biro Kerjasama khusunya bagaian urusan internasional, hal ini
tentu sejalan dengan visi Universitas Djuanda yaitu menuju World Class
University, maka program internasionalisasi teus dilakukan.
"Kami berharap dengan adanya
progam ini, lebih meningkatkan Kerjasama khusunya Kerjasama internasional.
Mahasiawa di Univeritas Djuanda memiliki pengalaman internasional untuk
mengenal kebudayaan asing, dan pihak asing bisa memahami budaya yang dimiliki
Indonesia" pungkasnya.
Mahasiswa sangat antusias
mengikuti kegiatan ini. Selain menampilkan diskusi yang hangat tentang
informasi budaya masing-masing daerah, kegiatan ini juga menampilkan kebudayaan
sunda yaitu Seni Angklung dan Pencak Silat.
Yunita mahasisawi Program
Pertukaran Mahasisawa Merdeka asal Papua sekaligus peserta menyampaikan manfaat
mengikuti kegiatan ini.
"Saya sangat senang dengan
kegiatan ini, selain bisa mengetahui budaya yang ada di Amerika, juga saya bisa
melatih kemampuan Bahasa Inggris saya. Kegiatan ini sangat bermanfaat "
tuturnya.
Micahel Sawal alumni Wiscounsin
Medison University USA sebagi tamu dalam Kegiatan Cultural Exchange di
Universitas Djuanda mengaku sangat senang dan antusias, dan ikjt memprakekan
belajar seni Pencak Silat.
"Ini kedua kali saya datang
ke Universitas Djuanda. Saya sangat antusias kegiatan ini, pengalaman cultural
exchange bagi saya. Saya suka dengan Indonesia, saya sangat tertarik
mempelajari budaya yang ada di Indonesia, makanan Indonesia. saya sangat
berterima kasih sudah diundang ke Universitas Djuanda. Semoga saya bisa datang
Kembali ke Universitas Djuanda, dan Semoga Universitas Djuanda semakin maju.