[email protected] 0251-8240773
Berita

FISIPKOM UNIDA Gali Potensi Mahasiswa melalui Talkshow

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Talkshow yang bertemakan "Menggali Potensi Meraih Prestasi Mahasiswa Swasta Bogor" pada Kamis, 15 Juni 2023 di BYC Hall UNIDA.

Talkshow tersebut diisi Dedie A. Rachim, M.A (Wakil Walikota Bogor), Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H (Chancellor UNIDA) yang diwakili oleh Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H (Wakil Rektor II UNIDA), Widodo Jarodatun, S.Pi., MBA (CEO DaroLab Indonesia) dan Charaf Akaaboune (CEO of PT. Indonessence International). Talkshow ini juga dihadiri oleh Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda (YPAD), Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I, Pimpinan UNIDA, Dekan FISIPKOM UNIDA, Dra. Hj. Ginung Pratidina, M.Si beserta jajaran.

Direktur Eksekutif YPAD, Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I berharap dengan kegiatan talkshow ini mahasiswa dapat memahami bagaimana cara menggali potensi untuk berprestasi karena masih ada saja mahasiswa yang belum menyadari potensi yang dimilikinya, sebagai mahasiswa tentu harus mengenal diri sendiri beserta potensi yang dimilikinya tersebut.

“Semoga dengan kegiatan ini mahasiswa memahami gambaran tata cara memahami potensi diri dan dapat mengelola kesenjangan antara potensi diri dan cita-cita sehingga mahasiswa dapat mencapai apa yang menjadi tujuannya. Di UNIDA sendiri selain prestasi juga mengutamakan karakter, UNIDA memiliki 21 Nilai Karakter Tauhid yang harus dimiliki dan diimplementasikan oleh setiap insan UNIDA. Mengapa di UNIDA mengutamakan karakter? Karena UNIDA berkeyakinan bahwa karakter merupakan gerbang menuju kesuksesan dan mahasiswa UNIDA diharapkan dapat bermanfaat untuk diri sendiri, bangsa, negara, agama serta menjadi rahmatan lil alamin,” tutur Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I pada saat memberikan sambutan.

Selanjutnya Wakil Rektor III UNIDA, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwasanya talkshow ini sangat penting dalam pelaksanaannya yang dimana menggali potensi dapat juga diartikan bagaimana cara melihat, mendengar, mencium atau merasakan potensi yang ada dalam diri, baik secara internal maupun eksternal. Artinya, internal merupakan potensi yang ada dalam diri sedangkan eksternal itu potensi dari luar seperti halnya peluang.

“Berbicara tentang potensi maka kita juga berbicara prestasi. Kita harus paham bagaimana membangun diri dan membuat roadmap diri kita sendiri. Kita juga harus dapat melakukan shopping list terhadap isu dan apa yang ingin dicapai atau dicita-citakan sehingga kita bisa mengetahui gap antara diri kita dan cita-cita lalu cari cara meminimalisir gap tersebut sehingga kita dapat mencapai tujuan yang dicita-citakan,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan FISIPKOM UNIDA Dr. (Cand) Hj. Ginung Pratidina, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan UNIDA beserta yayasan dan para pihak yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan dan juga para panitia yang merupakan mahasiswa FISIPKOM UNIDA. Talkshow ini membahas mengenai potensi dari diri yang pada dasarnya merupakan mahasiswa kampus swasta dan bagaimana menjadikan potensi itu menjadi sebuah prestasi.

Pada sesi paparan materi pertama, Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim, M.A dalam paparannya menjelaskan bahwasanya semua mahasiswa termasuk mahasiswa kampus swasta memiliki kesempatan yang sama dalam dunia pekerjaan termasuk dalam dunia kerja di institusi atau perusahaan ternama.

Pada dasarnya dunia kerja melihat dari latar belakang, pengalaman, aktivitas selama jadi mahasiswa. Tipsnya mahasiswa harus dapat membuat Curiculum Vitae (CV) semenarik mungkin dan tepat, belajar cara melakukan wawancara dengan memperhatikan detail sekecil apapun. Mahasiswa juga harus pandai belajar dari sumber informasi yang dapat membangun diri dan mahasiswa harus dapat membawa diri dalam segala situasi.

“Membawa diri disini seperti memperhatikan penampilan, pada saat melakukan wawancara kerja maka penampilan perlu diperhatikan, baiknya rapi dan wangi. Selain itu dalam menghadapi dunia kerja juga perlu daya juang dan determinasi yang tinggi,” paparnya.

Pemapar kedua, Wakil Rektor II UNIDA, Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H menyampaikan kiat-kiat menggali potensi meraih prestasi, diantaranya mahasiswa perlu mengenali minat dan bakat, menetapkan tujuan, mengikuti pendidikan dan pelatihan, berlatih dan berusaha keras, jalin hubungan dengan ahli atau profesional, ikuti kompetisi atau lomba, jaga keseimbangan dan kelola waktu dengan baik, ambil bagian dari proyek dan penelitian serta tingkatkan keterampilan komunikasi dan kerja sama.

“Diharapkan para mahasiswa dapat menggali potensinya dan mengenali diri sendiri dengan baik sehingga tujuan-tujuan yang hendak dicapai dapat terwujud. Mari kita selalu berdoa dan berusaha untuk apa yang ingin kita capai serta tidak kalah penting bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini agar kita tidak menjadi orang yang merugi,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Widodo Jarodatun, S.Pi., MBA selaku CEO DaroLab menyatakan dalam paparan ini akan membahas mengenai cerita tentang David dan Goliath yang dimana si kecil mampu mengalahkan si raksasa.

“Sebetulnya peluang kita menjadi juara itu terbuka lebar, David melawan Goliath ketika berperang semua orang menertawakan David karena dianggap David akan kalah dan orang yang tertawa itu melihat dari sudut pandang yang sempit saja. Dalam infinite game yang dilakukan David itu selaras dengan orang-orang sukses di dunia, dua hal yang dilakukan David yang dapat kita ikuti diantaranya David tidak meniru Goliath dan yang kedua David mengasah minat dan bakat atau kekuatan diri,” terangnya.

Terakhir, paparan dari Mr. Charaf Akaaboune selaku CEO of PT. Indonessence International menambahkan bahwa sukses memiliki banyak variabel serta sukses pasti menimbulkan kebahagiaan, dan kebahagiaan juga banyak memiliki variabel.

“Tentu mendefinisikan kesuksesan dan kebahagiaan itu datang dari diri sendiri bukan dari orang lain. Percayalah, jika kerja keras dan percaya maka kita bisa menjadi orang yang sukses. Jangan mau dikendarai oleh tujuan yang materialistis semata saja, jangan hanya fokus pada uang akan tetapi lebih fokuslah pada apa dan siapa yang kamu cintai, itu lebih penting. Penting juga untuk terus menolong orang lain yang sedang membutuhkan pertolangan,” ungkapnya.

Talkshow dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan juga para narasumber.