FISIPKOM UNIDA Gali Potensi Mahasiswa melalui Talkshow
Mahasiswa
Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas
Djuanda (UNIDA) selenggarakan Talkshow yang bertemakan "Menggali Potensi
Meraih Prestasi Mahasiswa Swasta Bogor" pada Kamis, 15 Juni 2023 di BYC
Hall UNIDA.
Talkshow
tersebut diisi Dedie A. Rachim, M.A (Wakil Walikota Bogor),
Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H (Chancellor UNIDA) yang diwakili oleh Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H (Wakil Rektor II
UNIDA), Widodo Jarodatun, S.Pi., MBA (CEO DaroLab Indonesia) dan Charaf
Akaaboune (CEO of PT. Indonessence International). Talkshow ini juga dihadiri
oleh Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda (YPAD), Dr. Hj. R.
Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I, Pimpinan UNIDA, Dekan FISIPKOM UNIDA, Dra.
Hj. Ginung Pratidina, M.Si beserta jajaran.
Direktur Eksekutif YPAD, Dr. Hj. R. Siti
Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I berharap dengan kegiatan talkshow ini mahasiswa
dapat memahami bagaimana cara menggali potensi untuk berprestasi karena masih
ada saja mahasiswa yang belum menyadari potensi yang dimilikinya, sebagai
mahasiswa tentu harus mengenal diri sendiri beserta potensi yang dimilikinya
tersebut.
“Semoga dengan kegiatan ini mahasiswa
memahami gambaran tata cara memahami potensi diri dan dapat mengelola
kesenjangan antara potensi diri dan cita-cita sehingga mahasiswa dapat mencapai
apa yang menjadi tujuannya. Di UNIDA sendiri selain prestasi juga mengutamakan
karakter, UNIDA memiliki 21 Nilai Karakter Tauhid yang harus dimiliki dan
diimplementasikan oleh setiap insan UNIDA. Mengapa di UNIDA mengutamakan
karakter? Karena UNIDA berkeyakinan bahwa karakter merupakan gerbang menuju
kesuksesan dan mahasiswa UNIDA diharapkan dapat bermanfaat untuk diri sendiri,
bangsa, negara, agama serta menjadi rahmatan lil alamin,” tutur Dr. Hj. R. Siti
Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I pada saat memberikan sambutan.
Selanjutnya Wakil Rektor III UNIDA, Dr.
Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwasanya talkshow
ini sangat penting dalam pelaksanaannya yang dimana menggali potensi dapat juga
diartikan bagaimana cara melihat, mendengar, mencium atau merasakan potensi yang
ada dalam diri, baik secara internal maupun eksternal. Artinya, internal merupakan
potensi yang ada dalam diri sedangkan eksternal itu potensi dari luar seperti
halnya peluang.
“Berbicara tentang potensi maka kita juga
berbicara prestasi. Kita harus paham bagaimana membangun diri dan membuat
roadmap diri kita sendiri. Kita juga harus dapat melakukan shopping list
terhadap isu dan apa yang ingin dicapai atau dicita-citakan sehingga kita bisa
mengetahui gap antara diri kita dan cita-cita lalu cari cara meminimalisir gap
tersebut sehingga kita dapat mencapai tujuan yang dicita-citakan,” tuturnya.
Sementara itu, Dekan FISIPKOM UNIDA Dr.
(Cand) Hj. Ginung Pratidina, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih
kepada pimpinan UNIDA beserta yayasan dan para pihak yang terkait dalam
pelaksanaan kegiatan dan juga para panitia yang merupakan mahasiswa FISIPKOM
UNIDA. Talkshow ini membahas mengenai potensi dari diri yang pada dasarnya
merupakan mahasiswa kampus swasta dan bagaimana menjadikan potensi itu menjadi
sebuah prestasi.
Pada sesi paparan materi pertama, Wakil
Walikota Bogor, Dedie A.
Rachim, M.A dalam
paparannya menjelaskan bahwasanya semua mahasiswa termasuk mahasiswa kampus
swasta memiliki kesempatan yang sama dalam dunia pekerjaan termasuk dalam dunia
kerja di institusi atau perusahaan ternama.
Pada dasarnya dunia kerja melihat dari latar
belakang, pengalaman, aktivitas selama jadi mahasiswa. Tipsnya mahasiswa harus
dapat membuat Curiculum Vitae (CV) semenarik mungkin dan tepat, belajar
cara melakukan wawancara dengan memperhatikan detail sekecil apapun. Mahasiswa juga
harus pandai belajar dari sumber informasi yang dapat membangun diri dan
mahasiswa harus dapat membawa diri dalam segala situasi.
“Membawa diri disini seperti memperhatikan
penampilan, pada saat melakukan wawancara kerja maka penampilan perlu
diperhatikan, baiknya rapi dan wangi. Selain itu dalam menghadapi dunia kerja
juga perlu daya juang dan determinasi yang tinggi,” paparnya.
Pemapar kedua, Wakil Rektor II UNIDA, Dr.
Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H menyampaikan kiat-kiat menggali potensi meraih
prestasi, diantaranya mahasiswa perlu mengenali minat dan bakat, menetapkan
tujuan, mengikuti pendidikan dan pelatihan, berlatih dan berusaha keras, jalin
hubungan dengan ahli atau profesional, ikuti kompetisi atau lomba, jaga
keseimbangan dan kelola waktu dengan baik, ambil bagian dari proyek dan
penelitian serta tingkatkan keterampilan komunikasi dan kerja sama.
“Diharapkan para mahasiswa dapat menggali
potensinya dan mengenali diri sendiri dengan baik sehingga tujuan-tujuan yang
hendak dicapai dapat terwujud. Mari kita selalu berdoa dan berusaha untuk apa
yang ingin kita capai serta tidak kalah penting bahwa hari ini harus lebih baik
dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini agar kita tidak menjadi
orang yang merugi,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Widodo
Jarodatun, S.Pi., MBA selaku CEO DaroLab menyatakan dalam paparan ini akan
membahas mengenai cerita tentang David dan Goliath yang dimana si kecil mampu mengalahkan si raksasa.
“Sebetulnya
peluang kita menjadi juara itu terbuka lebar, David melawan Goliath ketika
berperang semua orang menertawakan David karena dianggap David akan kalah dan
orang yang tertawa itu melihat dari sudut pandang yang sempit saja. Dalam infinite
game yang dilakukan David itu selaras dengan orang-orang
sukses di dunia, dua hal yang dilakukan David yang dapat kita ikuti diantaranya David tidak meniru Goliath dan yang kedua David mengasah minat dan bakat atau kekuatan diri,” terangnya.
Terakhir, paparan dari Mr. Charaf Akaaboune
selaku CEO of PT. Indonessence International menambahkan bahwa sukses memiliki banyak variabel serta sukses pasti menimbulkan kebahagiaan, dan kebahagiaan juga banyak memiliki variabel.
“Tentu
mendefinisikan kesuksesan dan kebahagiaan itu datang dari diri sendiri bukan dari orang lain. Percayalah, jika kerja keras dan percaya maka kita
bisa menjadi orang yang sukses. Jangan mau dikendarai oleh tujuan yang materialistis semata
saja, jangan hanya fokus pada uang akan tetapi lebih fokuslah pada apa dan
siapa yang kamu cintai, itu lebih penting. Penting juga untuk terus menolong orang lain yang sedang membutuhkan pertolangan,” ungkapnya.
Talkshow dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan juga para narasumber.
