[email protected] 0251-8240773
Berita

Gali Potensi Menulis, PP Mabit UNIDA Latih Santri Mahasiswa Buat Karya Tulis Ilmiah

Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Tauhid (PP Mabit) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah di Majelis Baitul Quran (MBQ) pada Sabtu, 24 Juni 2023. Pelatihan tersebut diisi oleh Wakil Rektor III UNIDA, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si dan dihadiri oleh Pimpinan PP Mabit UNIDA, Dr. Sudiman Sihotang, S.H., M.H beserta jajaran serta diikuti oleh santri mahasiswa PP Mabit UNIDA.

Kegiatan pelatihan ini merupakan program dari PP Mabit UNIDA dalam rangka menggali potensi santri PP Mabit dalam hal menulis dan menulis karya ilmiah juga merupakan potensi yang perlu dimiliki oleh setiap mahasiswa UNIDA.

Pimpinan PP Mabit UNIDA, Dr. Sudiman Sihotang. S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Wakil Rektor III, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si yang menjadi narasumber dalam pelatihan ini. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi santri mahasiswa terutama dalam kompetensi menulis karya ilmiah.

“Tujuan diadakannnya pelatihan penulisan karya ilmiah ini agar santri mahasiswa mampu menulis dan membuat karya tulis ilmiah secara baik dan benar serta menarik,” tuturnya.

Wakil Rektor III UNIDA, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si selaku pemateri menyampaikan bahwasanya menulis adalah potensi yang harus dimiliki santri mahasiswa, karena dengan menulis kita dapat dikenal. Maka menulis merupakan bentuk dari kreativitas dan dapat menghasilkan inovasi. Oleh karena itu, inovasi dapat memberikan branding tersendiri bagi individu maupun lembaga yang berinovasi. Struktur penulisan artikel ilmiah dimulai dari judul hingga isi dan penutup. Penulisan artikel pada umumnya mencakup 5 W+ 1 H di mana, hal ini dasar dari penulisan. 5W+1H yaitu, what (apa), when (kenapa), who (siapa), why (kenapa), where (di mana) dan how (bagaimana).

“Membuat artikel ilmiah tentu harus memperhatikan judul. Judul merupakan jendela untuk pembaca membaca tulisan selanjutnya. Jadi kita harus pandai dalam merangkai judul yang menarik sehingga judul mampu menggambarkan tulisan keseluruhan untuk artikel yang kita buat. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat judul, yang pertama judul harus provokatif atau judul harus mengandung unsur provokasi atau menghasut karena judul yang menghasut dapat merangsang pembaca untuk membaca. Kedua, inspiratif atau menginspirasi, setiap judul adalah awal dari isi dan mampu memberikan inspirasi bagi pembaca,” ungkapnya.

“Lalu ketiga judul harus naratif, tulisan haruslah menjelaskan apa yang ingin disampaikan penulis, apa yang dibahas harus dijelaskan secara naratif, sebuah judul harus menggambarkan isi dari tulisan. Keempat yaitu aspiratif dimana judul yang bagus adalah yang memberikan manfaat dan pengetahuan. Kelima yaitu responsif, sebuah judul harus bersipat respon atau ketika pembaca membaca judul akan merasa tergugah untuk membaca,” tambahnya.