[email protected] 0251-8240773
Berita

Hadir Virtual, Rektor UNIDA Diundang Sampaikan Sambutan dalam Pembukaan Program PMM Universitas Adzkia Padang

Rektor Universitas Djuanda (UNIDA) Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D hadir secara virtual untuk memberi sambutan dalam pembukaan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) di Universitas Adzkia, Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (19/9/2023).

Dalam sambutannya, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D menyampaikan bahwa program PMM merupakan salah satu kegiatan yang perlu diikuti oleh mahasiswa.

“Pengalaman ini memberikan bekal kepada para mahasiswa untuk menghadapi dunia yang multicultural dan mereka perlu mengetahui bagaimana culture di suatu daerah dengan daerah lainnya. Hal yang diharapkan adalah program ini akan memberikan dampak besar kepada para mahasiswa untuk lebih bijaksana dalam berinteraksi dengan masyarakat sehingga mampu menempatkan dan menyesuaikan diri dengan budaya diberbagai tempat,” tuturnya.

Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D menjelaskan bahwa sebagai seorang insan, khususnya mahasiswa, harus mampu belajar apapun dimana saja. Harus juga dapat mempelajari berbagai macam perbedaan budaya yang diiringi dengan rasa menghormati dan menghargai setiap perbedaan. Kemudian, menjadikan perbedaan tersebut sebagai salah satu cara untuk dapat lebih saling merangkul dan berbagi dalam bingkai kebersamaan.

“Para mahasiswa akan mengetahui budaya masyarakat Sumatera Barat, sehingga membuka wawasan mengenai bagaimana orang Sumatera Barat berpikir. Hal inilah yang membuat mahasiswa harus lebih bijaksana menempatkan dan menyesuaikan diri dalam masyarakat yang kompleks,” ungkapnya.

Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D juga menceritakan pengalamannya yang pernah tinggal diberbagai negara, seperti di Malaysia dan Prancis. Menurutnya, perbedaan budaya di antara negara sangat terasa. Cara berpikir setiap orang di negara lain akan berbeda, sehingga perlu untuk mempelajari dan beradaptasi agar mudah dalam berkomunikasi dan diterima di masyarakat itu sendiri.

“Nilai terpenting adalah mendalami budaya setempat dan itu merupakan suatu kebaikan dalam mendewasakan diri. Selain belajar, skill juga adalah hal yang penting karena kompetensi yang dilihat setelah lulus kuliah adalah skill. Dengan banyak bergaul, berinteraksi dengan masyarakat luas dan merasakan perbedaan kondisi di berbagai tempat akan mengantarkan kita menjadi dewasa, mampu menempatkan dan menyesuaikan diri dan mampu berkompetisi sehingga mampu membangun Indonesia menjadi negara maju,” pungkasnya.

Sebagai informasi, salah seorang mahasiswa UNIDA, Anisa Nur’aini, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG), menjadi peserta dalam program PMM outbound ke Universitas Adzkia.