Hadir Virtual, Rektor UNIDA Diundang Sampaikan Sambutan dalam Pembukaan Program PMM Universitas Adzkia Padang
Rektor
Universitas Djuanda (UNIDA) Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D hadir secara
virtual untuk memberi sambutan dalam pembukaan program Pertukaran Mahasiswa
Merdeka (PMM) di Universitas Adzkia, Padang, Sumatera Barat, pada Selasa
(19/9/2023).
Dalam
sambutannya, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D menyampaikan bahwa program PMM
merupakan salah satu kegiatan yang perlu diikuti oleh mahasiswa.
“Pengalaman
ini memberikan bekal kepada para mahasiswa untuk menghadapi dunia yang multicultural
dan mereka perlu mengetahui bagaimana culture di suatu daerah dengan
daerah lainnya. Hal yang diharapkan adalah program ini akan memberikan dampak
besar kepada para mahasiswa untuk lebih bijaksana dalam berinteraksi dengan
masyarakat sehingga mampu menempatkan dan menyesuaikan diri dengan budaya diberbagai
tempat,” tuturnya.
Prof.
Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D menjelaskan bahwa sebagai seorang insan, khususnya
mahasiswa, harus mampu belajar apapun dimana saja. Harus juga dapat mempelajari
berbagai macam perbedaan budaya yang diiringi dengan rasa menghormati dan
menghargai setiap perbedaan. Kemudian, menjadikan perbedaan tersebut sebagai
salah satu cara untuk dapat lebih saling merangkul dan berbagi dalam bingkai
kebersamaan.
“Para
mahasiswa akan mengetahui budaya masyarakat Sumatera Barat, sehingga membuka
wawasan mengenai bagaimana orang Sumatera Barat berpikir. Hal inilah yang membuat
mahasiswa harus lebih bijaksana menempatkan dan menyesuaikan diri dalam
masyarakat yang kompleks,” ungkapnya.
Prof.
Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D juga menceritakan pengalamannya yang pernah tinggal
diberbagai negara, seperti di Malaysia dan Prancis. Menurutnya, perbedaan
budaya di antara negara sangat terasa. Cara berpikir setiap orang di negara
lain akan berbeda, sehingga perlu untuk mempelajari dan beradaptasi agar mudah
dalam berkomunikasi dan diterima di masyarakat itu sendiri.
“Nilai
terpenting adalah mendalami budaya setempat dan itu merupakan suatu kebaikan
dalam mendewasakan diri. Selain belajar, skill juga adalah hal yang
penting karena kompetensi yang dilihat setelah lulus kuliah adalah skill.
Dengan banyak bergaul, berinteraksi dengan masyarakat luas dan merasakan
perbedaan kondisi di berbagai tempat akan mengantarkan kita menjadi dewasa,
mampu menempatkan dan menyesuaikan diri dan mampu berkompetisi sehingga mampu
membangun Indonesia menjadi negara maju,” pungkasnya.
Sebagai
informasi, salah seorang mahasiswa UNIDA, Anisa Nur’aini, Program Studi
Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru
(FAIPG), menjadi peserta dalam program PMM outbound ke Universitas
Adzkia.