Halal Science Center UNIDA Ajak Mahasiswa Kembangkan Usaha yang Aman, Menguntungkan dan Halal Melalui Talkshow
Halal Science
Center melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas
Djuanda (UNIDA) selenggarakan Talkshow Kewirausahaan dengan mengusung
tema "Mengembangkan Usaha yang Aman, Menguntungkan dan Halal" pada Rabu,
27 September 2023 yang bertempat di Aula Gedung C UNIDA.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UNIDA, Prof. Mohamad Ali
Fulazzaky, Ph.D, Wakil Rektor III, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si, Dekan
Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) UNIDA, Dr. Helmi Harris, Ir., M.S beserta
para Dosen, Ketua Halal Science Center, Dr. Ir. Mardiah, M.Si dan para
Mahasiswa FIPHAL UNIDA. Talkshow tersebut diisi oleh Owner Sate Maranggi, Hj
Yetty dan dimoderasi oleh Dosen FIPHAL UNIDA Dr. Lia Amalia, S.S., S.T., M.T.
Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D dalam sambutannya
menyampaikan bahwasanya UNIDA memiliki beberapa klasifikasi yang diantaranya
yaitu Research University dan Entrepreneurship University. Diharapkan
dengan kegiatan ini mahasiswa yang hadir dapat memahami arti dari Entrepreneur
dan berharap kedepannya para mahasiwa UNIDA bisa menjadi seorang entrepreneur
yang jujur, ikhlas dan profesional.
“Hari ini kita akan belajar dari narasumber yang diantaranya dari Hj.
Yetty selaku pemilik Sate Maranggi tentang bagaimana menjadi entrepreneur.
Kita perlu memahami apa itu entrepreneur karena yang paling penting entrepreneur
ini adalah bukan tentang bagaimana kita mencari pekerjaan, melainkan bagaimana
cara menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain karena sebaik-baiknya
manusia adalah yang paling banyak berbuat baik dan memberikan manfaat kepada
sesama,” ungkapnya.
Selanjutnya, Ketua Halal Science Center UNIDA, Dr. Ir.
Mardiah, M.Si menjelaskan bahwa Halal Science Center sudah menyelesaikan
lebih dari 80 sertifikat halal dengan metode Self Declare untuk para
pelaku usaha.
“Sedikit saya ingin menyampaikan bahwa Halal Science Center
UNIDA ini sudah terbentuk lebih dari 10 tahun. Alhamdulillah di tahun 2023,
kita sudah mulai melakukan kembali tugas utama dari Halal Science Center
dan sudah menyelesaikan lebih dari 80 sertifikat halal dengan metode Self
Declare untuk para pelaku usaha,” ujarnya.
Dr. Ir. Mardiah, M.Si menambahkan bahwa Sate Maranggi Haji Yetty dipilih
karena Sate Maranggi Haji Yetty memiliki kesamaan visi dan misi dengan UNIDA yaitu
bagaimana mengembangkan usaha dengan melibatkan Allah SWT.
“Selain bagaimana mengembangkan usaha dengan melibatkan Allah SWT
sebagai mitra, kami berharap apa yang nanti disampaikan oleh ibu Hj. Yetty mudah-mudahan
bisa menjadi amal jariyah dan juga menjadi aspirasi bagi kami untuk bisa
menghasilkan entrepreneur yang hebat karena salah satu visi dari UNIDA
adalah menghasilkan, mencetak entrepreneur yang memiliki nilai-nilai
berbasis ketauhidan,” tambahnya.
Dalam paparan materinya, Pemilik Sate Maranggi, Hj Yetty menceritakan bahwa awal mula merintis bisnisnya bahwa pada saat itu diawali pada tahun 90-an dengan hanya bermodalkan 2kg daging saja.
“Pada awal merintis waktu itu saya belum mempunyai pekerjaan, orang tua dulu berjualan es kelapa di tahun 85-an. Kemudian saya mengawali bisnis ini di tahun 90-an dengan bermodalkan 2 kg daging sekitar 200 ribu saja. Saya dibimbing terus oleh orangtua dengan perlahan dan alhamdulillah kemudian usaha tersebut mulai naik, mungkin disini Allah SWT kasih rezeki untuk saya. Ketika di awal tidak langsung menjadi sate maranggi seperti sekarang, tetapi masih berjualan seperti sate-sate biasanya. Kemudian seiring berjalannya waktu, disitu muncul ide-ide sampai pada akhirnya menjadi sate maranggi yang ada sekarang. Perlu diketahui, cara agar produk kita bisa dikenal oleh masyarakat luas salah satunya yaitu kita harus berani berinovasi, dengan memberikan warna kemudian mengeluarkan ide-ide kreatif yang sekiranya bisa dikembangkan,” jelasasnya.
Hj. Yetty menambahkan bahwa dalam menjalankan usaha harus terus
istiqomah yaitu selalu mengontrol segala sesuatunya terutama dengan memberikan
pelayanan yang terbaik untuk konsumen serta salah satu faktor keberhasilan yang
dicapai hingga sampai saat ini yaitu terselipnya doa ibu dan harus menjalin
mitra dengan Allah SWT.