[email protected] 0251-8240773
Berita

Hari Bahasa Ibu Internasional

Oleh: Maya Apriyana, S.E
(Asisten Dosen pada Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru)

UNESCO sebagai Organisasi Pendidikan, Ilmiah dan Kebudayaan dalam Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 21 Februari sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional. Dalam sejarahnya Hari Bahasa Ibu Internasional berasal dari pengakuan Internasional terhadap Hari Gerakan Bahasa yang dirayakan di Bangladesh. Resolusi bahasa internasional ini disarankan oleh Rafiqul Islam, seorang Bangli yang tinggal di Vancouver, Kanada. Ia menulis surat kepada Kofi Annan pada tanggal 9 Januari 1998, memintanya untuk mengambil langkah untuk menyelamatkan bahasa dunia dari kepunahan dengan mendeklarasikan Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day).

bahasa merupakan alat komunikasi manusia yang tersusun secara kata, beberapa kata, klausa atau dalam kalimat yang diungkapkan secara lisan dan tulisan. Selain itu, bahasa juga digunakan sebagai penyampaian yang menjelaskan isi pikiran dalam bentuk ide maupun gagasan kepada lawan bicara. (Noerhamzah,2019) 

Secara kajian linguistik, bahasa ibu disebut mother tongue atau native language yaitu perolehan bahasa yang pertama kali dikuasai oleh anak yang secara natural  menjadi alat komunikasi antara ibu dan anak sehingga menjadikan alat pikiran secara alami. Melalui bahasa ibulah konsepkonsep awal mulai dicerna. Sedangkan, secara psikologis bahasa ibu adalah simbol identitas yang berasal dari daerahnya. (Ibda, 2017)

Indonesia sebagai negara  yang kaya akan bahasa  daerah memiliki ribuan bahasa dan ragam bahasa. Hal ini berdasarkan Hasil penelitian bahasa daerah di Indonesia yang sering dikutip dari data Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) dan Summer Institute of Linguistics (SIL) International. Penelitian yang dilakukan sejak 1991 sampai 2019, terdapat 718 bahasa daerah dari 2.560 titik pengamatan. Sementara itu, berdasarkan penelitian SIL International dengan proyek Ethnologue 2019 ada 710 bahasa daerah. (Badan Bahasa, 2023)

Sejalan dengan data tersebut dalam kehidupan sehari‐hari, masyarakat Indonesia cenderung berkomunikasi  menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa ibu di daerah masing‐masing. Hanya sekitar 7% dari penduduk Indonesia memakai Bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu atau bahasa pertama (Haerudin, 2017). Karena, secara konseptual bahasa ibu tidak diajarkan di sekolah. Ha ini dikarenakan sistem sekolah sudah menggunakan Bahasa Indonesia yang status/kategorinya sudah masuk kedalam bahasa kedua dan prosesnya mendapatkannya adalah melalui pembelajaran bahasa.  

Begitu banyaknya jumlah bahasa daerah  di Indonesia maka diperlukan generasi penerus untuk bisa mempertahankan bahasa ibu tersebut. Karena bahasa berkaitan dengan budaya dan sebagian besar budaya terkandung di dalam bahasa yang diekspresikan melalui bahasa.  Dan, budaya suatu daerah sangat ditentukan oleh bahasa yang dilestarikan oleh masyaratnya. Bahasa dan budaya yang memiliki ciri yang halus, unik, serta memiliki karakter akan memberikan citra yang baik dan memiliki rasa kehormatan tersendiri. 

Di hari peringatan bahasa ibu internasional ini menjadikan sebagai momentum bahasa daerah maupun Bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu yang digunakan sebagai alat komunikasi yang dipergunakan oleh masyarakat Indonesia diera globalisasi dan informasi yang begitu cepat sehingga masyarakat dituntut untuk bisa berada di posisi multibahasa untuk mengikuti perkembangan zaman.

Dengan adanya hari ibu internasional juga diharapkan dapat meningkatkan dan menumbuhkan kembali kesadaran akar budaya yang nyaris terlupakan. Sehingga, mempertahankan bahasa ibu menjadi penting agar kekayaan bahasa dan budaya Indonesia tidak tercerabut dan hilang. Karena bahasa dan budaya menjadi penentu kemajuan bangsa. Semakin besar suatu bangsa, maka semakin besar pula penghormatan terhadap bahasa yang dimiliki.

 

DAFTAR PUSTAKA

Haerudin, Dingding. 2017 21 Februari Hari Bahasa Ibu Internasional

http://perpustakaan.upi.edu/hari‐bahasa‐ibu‐internasional‐tahun‐2022/ dikases pada tanggal 14 februari 2023 https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/ diakses pada tanggal 15 Februari 2023

Ibda, Hamidulloh. 2017. Urgensi Pemertahanan Bahasa Ibu di Sekolah Dasar. Shahih. LP2M IAIN Surakarta