[email protected] 0251-8240773
Berita

Hari Kedua PKKMB, UNIDA Kenalkan dan Tumbuhkembangkan Cinta Almamater Kampus

Mengawali rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiwa Baru (PKKMB) Universitas Djuanda (UNIDA) Tahun Akademik 2022/2023 pada hari kedua, Selasa (13/9/2022), para mahasiswa baru melaksanakan Shalat Dhuha dan sesi mentoring bersama LDK Mukhlis di Masjid Baitul Hamdi Kampus UNIDA.

Setelah itu, memasuki sesi pertama diputarkan terlebih dahulu video sambutan dari Menteri Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A serta Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat-Banten Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T.

Dalam sambutannya, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A menyampaikan pada fase mahasiswa proses belajar akan jauh lebih leluasa berdasar pada minat dan bakat masing-masing. Apalagi saat ini terdapat program MBKM  yang memberi mahasiswa kesempatan untuk belajar di luar kampus, mulai dari magang, studi independen bersertifikat, projek riset, projek kemanusiaan, atau projek wirausaha, mengajar di daerah 3T, hingga pertukaran mahasiswa di dalam dan di luar negeri.

“Selalu ingat bahwa akan menjadi siapapun kita itu ditentukan oleh apa yang kita lakukan sekarang. Manfaatkan masa kuliah ini untuk mencoba, gagal, dan mencoba lagi, untuk berjalan, jatuh, lalu bangun dan berlari. Program MBKM adalah pintu untuk kemana arah kalian berjalan dan berlari menuju ke masa depan. Terus semangat dan saya tunggu partisipasi adik-adik sekalian untuk menjadi bagi merdeka belajar,” pungkasnya.  

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat-Banten Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T mengatakan bahwa UNIDA menjadi salah satu perguruan tinggi swasta kebanggaan LLDIKTI wilayah IV. Hal ini sejalan dengan visi-misi dan dengan rencana strategis Kemendikbudristek yang saat ini berfokus pada pembangunan SDM.

“SDM menjadi hal yang menjadi concern utama, yaitu SDM yang memiliki kemampuan kerja keras yang dinamis, produktif, terampil, SDM yang menguasai IPTEK, memiliki kemampuan kerja sama dan relasi dengan DUDI, serta memiliki talenta global,” ujarnya.

“Juga tentu harus tertanam dijiwanya nilai-nilai luhur pancasila yang diantaranya memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME, dan juga memiliki akhlak yang mulia. Memiliki kemandirian yang tinggi, bernalar kritis, memiliki kreativitas yang hebat, bergotong rotong yang dalam arti memiliki empati dan kemampuan untuk membantu sesama serta berkebhinekaan tunggal ika,” ungkapnya.

Pada pemaparan materi pertama, para mahasiswa baru dibekali mengenai bagaimana menumbuhkembangkan bangga dan cinta almamater yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kerja sama, Penerimaan Mahasiswa Baru, dan Pengembangan Bisnis Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H serta materi terkait dengan bagaimana menumbuhkan minat mahasiswa dalam penelitian, pengabdian dan inovasi yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian, Inovasi dan Hilirisasi UNIDA Dr. Ir. Ristika Handarini, M.P.

Dalam paparannya, Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H mengungkapkan bahwa UNIDA dengan slogan "Kampus Bertauhid" menekankan pada pembentukan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual dengan karakter tauhid bagi para mahasiswanya. Tidak hanya tauhid, UNIDA juga lebih menekankan nilai spritual lainnya. Termasuk rasa syukur yang dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta kepada almamater, sehingga dapat memotivasi para mahasiswa untuk meraih prestasi di bidang akademik maupun non akademik.

Merupakan hal wajar memiliki rasa cinta terhadap almamater, perasaan bangga muncul dari sebuah rasa cinta kepada almamater karena tempat belajar, tempat tumbuh dan berkembang.

“Untuk menjaga nama baik tidak mudah, penuh tantangan, penuh cobaan. Menjaga nama baik almamater ini harus didasari oleh rasa cinta, rasa sayang. InsyaAllah akan ada kebaikan dalam setiap hal,” ujarnya.

Lebih jauh, Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H berpesan terkait dengan kiat untuk menjaga nama baik almamater, diantaranya bersih diri, taat peraturan, menunjukan kepedulian terhadap orang lain, saling menghormati, menghargai dan mengasihi, mengisi waktu yang bermanfaat, manajemen waktu dengan baik dan benar, serta menjaga tali silaturahmi untuk keberlanjutan sebuah hubungan yang baik.

“21 Nilai Karakter Tauhid ini menjadi penting, sebab merupakan pondasi bagi mahasiswa UNIDA untuk bisa meraih apa yang dicita-citakan. Bismillahirahmirrahmaniraahim. Niatkan hati, bersihkan diri, tetapkan hati langkah awal Anda sebagai mahasiswa UNIDA tercinta. InsyaAllah akan menjadi alumni yang sukses menuju masa depan bangsa yang gemilang, dengan tetap berdoa dan berusaha dengan izin Allah SWT,” pungkasnya.

Kemudian pada materi selanjutnya, Dr. Ir. Ristika Handarini, M.P memaparkan tugas Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian, Inovasi dan Hilirisasi mencakup koordinasi maupun mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, inovasi serta hilirisasi hasil penelitian dosen.

Dr. Ir. Ristika Handarini, M.P menjelaskan, strategi dalam menumbuhkan minat mahasiswa antara lain pada bidang PkM ialah dengan meningkatkan jumlah kegiatan PkM dari berbagai  pendanaan, kerja sama dengan pihak luar untuk mendorong efektifitas pelaksanaa PkM dan luaran PkM. Pada bidang riset, yaitu dengan meningkatkan  produktivitas dan relevansi hasil penelitian, kinerja grup riset,  peralatan laboratorium, peringkat jurnal, luaran penelitian, jumlah sitasi karya ilmiah untuk mewujudkan Universitas Djuanda sebagai Research University.

Pada bidang inovasi, dengan meningkatkan hasil pemikiran, penelitian, pengembangan, pengkajian yang mengandung unsur kebaruan dan telah diterapkan serta memberikan kemanfaatan ekonomi dan atau sosial. UU No. 11/2019. Kemudian pada bidang hilirisasi, yaitu dengan meningkatkan perolehan Paten dan paten sederhana (Eksakta), Hak cipta, Desain Produk, TTG, Karya Seni, Rekayasa Sosial, Book Chapter, dan Buku ker-ISBN.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi berikutnya yang diisi oleh Dr. H. Bambang Widjojanto, S.H., M.Sc (Ketua Umum YPSPIAI), Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H (Rektor UNIDA), Suryo AB, Ph.D (Pengamat Geopolitik), AKBP H. Moh. Syabli Noer, S.H., M.H (Kepala BNN Kab. Bogor) dan Kompol Agus Hidayat, S.H (Kapolsek Ciawi).