Hari Kedua PKKMB, UNIDA Kenalkan dan Tumbuhkembangkan Cinta Almamater Kampus
Mengawali rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiwa Baru (PKKMB)
Universitas Djuanda (UNIDA) Tahun Akademik 2022/2023 pada hari kedua, Selasa (13/9/2022), para
mahasiswa baru melaksanakan Shalat Dhuha dan sesi mentoring bersama LDK Mukhlis
di Masjid Baitul Hamdi Kampus UNIDA.
Setelah itu, memasuki sesi pertama diputarkan terlebih
dahulu video sambutan dari Menteri Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A serta Kepala
LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat-Banten Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T.
Dalam sambutannya, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A
menyampaikan pada fase mahasiswa proses belajar akan jauh lebih leluasa
berdasar pada minat dan bakat masing-masing. Apalagi saat ini terdapat program
MBKM yang memberi mahasiswa kesempatan untuk
belajar di luar kampus, mulai dari magang, studi independen bersertifikat, projek
riset, projek kemanusiaan, atau projek wirausaha, mengajar di daerah 3T, hingga
pertukaran mahasiswa di dalam dan di luar negeri.
“Selalu ingat bahwa akan menjadi siapapun kita itu
ditentukan oleh apa yang kita lakukan sekarang. Manfaatkan masa kuliah ini
untuk mencoba, gagal, dan mencoba lagi, untuk berjalan, jatuh, lalu bangun dan
berlari. Program MBKM adalah pintu untuk kemana arah kalian berjalan dan
berlari menuju ke masa depan. Terus semangat dan saya tunggu partisipasi
adik-adik sekalian untuk menjadi bagi merdeka belajar,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa
Barat-Banten Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T mengatakan bahwa UNIDA menjadi salah
satu perguruan tinggi swasta kebanggaan LLDIKTI wilayah IV. Hal ini sejalan
dengan visi-misi dan dengan rencana strategis Kemendikbudristek yang saat ini
berfokus pada pembangunan SDM.
“SDM menjadi hal yang menjadi concern utama, yaitu SDM yang memiliki kemampuan kerja keras yang
dinamis, produktif, terampil, SDM yang menguasai IPTEK, memiliki kemampuan
kerja sama dan relasi dengan DUDI, serta memiliki talenta global,” ujarnya.
“Juga tentu harus tertanam dijiwanya nilai-nilai luhur
pancasila yang diantaranya memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME,
dan juga memiliki akhlak yang mulia. Memiliki kemandirian yang tinggi, bernalar
kritis, memiliki kreativitas yang hebat, bergotong rotong yang dalam arti
memiliki empati dan kemampuan untuk membantu sesama serta berkebhinekaan
tunggal ika,” ungkapnya.
Pada pemaparan materi pertama, para mahasiswa baru
dibekali mengenai bagaimana menumbuhkembangkan bangga dan cinta almamater yang
disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kerja sama, Penerimaan Mahasiswa Baru, dan
Pengembangan Bisnis Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H serta materi terkait
dengan bagaimana menumbuhkan minat mahasiswa dalam penelitian, pengabdian dan
inovasi yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian, Inovasi
dan Hilirisasi UNIDA Dr. Ir. Ristika Handarini, M.P.
Dalam paparannya, Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H
mengungkapkan bahwa UNIDA dengan slogan "Kampus Bertauhid" menekankan pada pembentukan kecerdasan
intelektual, emosional dan spiritual dengan karakter tauhid bagi para
mahasiswanya. Tidak hanya tauhid, UNIDA juga lebih menekankan nilai spritual
lainnya. Termasuk rasa syukur yang dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta
kepada almamater, sehingga dapat memotivasi para mahasiswa untuk meraih
prestasi di bidang akademik maupun non akademik.
Merupakan hal wajar memiliki rasa cinta terhadap
almamater, perasaan bangga muncul dari sebuah rasa cinta kepada almamater
karena tempat belajar, tempat tumbuh dan berkembang.
“Untuk menjaga nama baik tidak mudah, penuh tantangan,
penuh cobaan. Menjaga nama baik almamater ini harus didasari oleh rasa cinta,
rasa sayang. InsyaAllah akan ada
kebaikan dalam setiap hal,” ujarnya.
Lebih jauh, Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H
berpesan terkait dengan kiat untuk menjaga nama baik almamater, diantaranya
bersih diri, taat peraturan, menunjukan kepedulian terhadap orang lain, saling
menghormati, menghargai dan mengasihi, mengisi waktu yang bermanfaat, manajemen
waktu dengan baik dan benar, serta menjaga tali silaturahmi untuk keberlanjutan
sebuah hubungan yang baik.
“21 Nilai Karakter Tauhid ini menjadi penting, sebab
merupakan pondasi bagi mahasiswa UNIDA untuk bisa meraih apa yang
dicita-citakan. Bismillahirahmirrahmaniraahim.
Niatkan hati, bersihkan diri, tetapkan hati langkah awal Anda sebagai mahasiswa
UNIDA tercinta. InsyaAllah akan
menjadi alumni yang sukses menuju masa depan bangsa yang gemilang, dengan tetap
berdoa dan berusaha dengan izin Allah SWT,” pungkasnya.
Kemudian pada materi selanjutnya, Dr. Ir. Ristika
Handarini, M.P memaparkan tugas Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian, Inovasi
dan Hilirisasi mencakup koordinasi maupun mendokumentasikan pelaksanaan
kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, inovasi serta hilirisasi
hasil penelitian dosen.
Dr. Ir. Ristika Handarini, M.P menjelaskan, strategi
dalam menumbuhkan minat mahasiswa antara lain pada bidang PkM ialah dengan
meningkatkan jumlah kegiatan PkM dari berbagai
pendanaan, kerja sama dengan pihak luar untuk mendorong efektifitas
pelaksanaa PkM dan luaran PkM. Pada bidang riset, yaitu dengan meningkatkan produktivitas dan relevansi hasil penelitian,
kinerja grup riset, peralatan
laboratorium, peringkat jurnal, luaran penelitian, jumlah sitasi karya ilmiah
untuk mewujudkan Universitas Djuanda sebagai Research University.
Pada bidang inovasi, dengan meningkatkan hasil
pemikiran, penelitian, pengembangan, pengkajian yang mengandung unsur kebaruan
dan telah diterapkan serta memberikan kemanfaatan ekonomi dan atau sosial. UU
No. 11/2019. Kemudian pada bidang hilirisasi, yaitu dengan meningkatkan
perolehan Paten dan paten sederhana (Eksakta), Hak cipta, Desain Produk, TTG,
Karya Seni, Rekayasa Sosial, Book Chapter,
dan Buku ker-ISBN.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan
materi berikutnya yang diisi oleh Dr. H. Bambang Widjojanto, S.H., M.Sc (Ketua
Umum YPSPIAI), Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H (Rektor UNIDA), Suryo AB, Ph.D
(Pengamat Geopolitik), AKBP H. Moh. Syabli Noer, S.H., M.H (Kepala BNN Kab.
Bogor) dan Kompol Agus Hidayat, S.H (Kapolsek Ciawi).