[email protected] 0251-8240773
Berita

Hari Ketiga PKKMB UNIDA 2025, Mahasiswa Berprestasi Bagikan Inspirasi dan Motivasi bagi Mahasiswa Baru

Hari ketiga Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Djuanda (UNIDA) diisi dengan Talkshow Bersama Mahasiswa Berprestasi, yang dilaksanakan di Aula Gedung C UNIDA pada Rabu, 10 September 2025.

Talkshow tersebut menampilkan mahasiswa berprestasi dari berbagai bidang. Dhafin Riyasy Ishak dari Fakultas Hukum hadir mewakili prestasi di bidang akademik, sedangkan Muhammad Ridwan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berbagi pengalaman di bidang olahraga. Anna Nur Aulia, juga dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, memaparkan prestasinya di bidang kesenian. Dari Fakultas Ilmu Pangan Halal, Refal Maulana Fadhillah berbicara mengenai kepemimpinan, sementara Anatasya Fadillah memperkenalkan prestasinya di bidang inovasi dan wirausaha.

Talkshow ini diselenggarakan dalam format panel dan dipandu langsung oleh Siti Rahmah, S.Pd. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi mahasiswa baru agar terus berkarya dan berprestasi, sekaligus menjadi kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan tips dan strategi langsung dari para mahasiswa berprestasi.

Anatasya Fadillah memaparkan mengenai Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Kemendiktisaintek RI. Program ini mendukung Indonesia Emas 2045 dengan meningkatkan jumlah wirausahawan di kalangan mahasiswa, menciptakan sumber daya manusia unggul, inovatif, serta mampu membuka lapangan pekerjaan.

“Menjadi mahasiswa UNIDA berarti menjadi mahasiswa unggul. Oleh karena itu, kita harus terus meningkatkan kompetensi. Bagi yang tertarik dengan wirausaha, banyak program yang bisa diikuti, salah satunya P2MW. Program ini memberikan berbagai manfaat, seperti konversi mata kuliah, bimbingan dan mentoring bisnis, peningkatan soft skill dan leadership, jaringan luas, portofolio prestisius, sarana belajar menghadapi tantangan nyata, serta kemandirian finansial,” ujar Anatasya.

Sementara itu, Anna Nur Aulia menekankan pentingnya mengenali diri sendiri untuk menemukan jati diri. Menurutnya, proses ini bisa dimulai dari hobi yang kemudian dikembangkan menjadi prestasi.

“Saya suka seni, dan kini seni menjadi prestasi yang saya raih dengan penuh rasa cinta. Semoga teman-teman juga bisa mengenal diri lebih dalam, membangun relasi dan kolaborasi melalui komunitas bidang yang disukai, serta memiliki percaya diri dan keberanian untuk berekspresi,” jelas Anna.

Setelah semua mahasiswa berprestasi memaparkan pengalamannya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta.