[email protected] 0251-8240773
Informasi

Hari Kunjung Perpustakaan dan Membaca

Tepat 27 Tahun hari kunjung perpustakaan, kita menyadari betul kondisi saat ini untuk mengunjungi perpustakaan tidaklah semudah sebelum Pandemi COVID-19 melanda negeri kita walaupun mulai berangsur membaik. Pada bulan September ini ada 2 hari besar dibidang perpustakaan , 8 September sebagai hari literasi nasional dan internasional, dan tepat tanggal 14 September diperingati hari kunjung perpustakaan. Kedua hari ini sangat terkait karena bagaimanapun budaya literasi ini salah satunya akan meningkat dengan ada kunjungan ke perpustakaan, dengan berkunjung ke perpustakaan masyarakat dapat mendapatkan pengetahuan  baru ataupun mempunyai energy untuk meningkatkan pengetahuannya.Kedua hari besar ini mempunyai tujuan yang sama yaitu dengan pembiasaan berkunjung ke perpustakaan dan kebiasan untuk membaca. Dengan membaca, cara berpikir akan terbuka dan menyerap banyak ilmu pengetahuan, dapat di artikan juga minat baca akan berpengaruh terhadap kehidupan individu dan bangsa di masa yang akan datang

Kalau melihat sejarah, mengutip dari websitenya Perpustakaan Nasional ini tidak lepas dari Ketetapan Presiden Soeharto kepada Kepala Perpustakaan Nasional RI, dengan Surat bernomor 020/A1/VIII/1995 , tanggal 11 Agustus 1995 . di dalam surat berisi mengenai tentang usulan hari kunjung perpustakaan pada tanggal 14 September 1995.  Pada saat itu Presiden Soeharto mempunyai harapan dengan adanya ketetapan itu, serta memberikan tujuan yang positif bagi gerakan aktivis inteletual di Indonesia utamanya di dalam penyebaraan gerakan membudayakan membaca  bagi generasi bangsa Indonesia.

Budaya membaca bukan tugas perpustakaan saja, ataupun elemen yang ada di dalam perpustakaan , budaya membaca harus ditumbuhkan dari sejak dini, begitu juga dengan berkunjung dan membaca diperpustakaan harus ditumbuhkan dari lingkungan terdekat , yaitu keluarga , biasakan untuk diajak ke perpustakaan daripada diajak ke Mall, Perpustakaan juga harus dapat menyediakan fasilitas yang baik dengan kelengkapan koleksi yang sesuai dengan kebutuhan pemustakaanya.,

Keharusan membaca tercantum didalam Alquran , pada Surat Al Alaq ayat 1-5 , Artinya :

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahui.”


Dari ke lima ayat tadi dapat diambil hikmah yang sangat berharga bahwa  membaca merupakan perintah pertama kali yang disebut Alquran. Oleh karena  itu budaya membaca harus terus dibudayakan baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam lingkup yang lebih luas yaitu di perpustakaan misalnya, dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, di era industry 4.0, perpustakaan harus bisa bertransformasi untuk memenuhi kebutuhan penggunanya , bertransformasi ke arah digital lebih tepatnya, jadi pengunjung perpustakaan dimanjakan dengan pilihan , kunjungan secara offline , yaitu datang langsung ke perpustakaan atau dengan mengakses perpustakaan digital., kedua ini sama sama mengajak pengguna perpustakaan untuk berkunjung ke perpustakaan serta mengajak untuk meningkatkan membaca, menjadikan membaca menjadi sebuah kebutuhan selain sandang dan pangan . Dengan membudayakan kegemaran untuk datang ke Perpustakaan  , membaca akan menjadi sebuah kebutuhan. Di hari kunjung perpustakaan  tahun ini diharapkan, dapat memaknai pentingnya perpustakan dan minat baca diperpustakaan. Selamat Hari Kunjung Perpustakaan.