HIMATEPA UNIDA Gelar HOME 2025: Bentuk Karakter Mahasiswa Teknologi Pangan Lewat Tema “Taste the Future, Shape the Culture”
Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATEPA) Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan kegiatan HOME – Himatepa Orientation, Motivation, and Education dengan tema “Taste the Future, Shape the Culture” pada Sabtu, 25 Oktober 2025 di Aula Gedung C UNIDA. Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik serta dinamika organisasi di Program Studi Teknologi Pangan (TPG).
Kegiatan dihadiri oleh Dekan FIPHAL UNIDA, Dr. Ir. Helmi Haris, M.S, Kaprodi TPG UNIDA, Tiana Fitrilia, S.Pd., M.Si, Ketua HIMATEPA UNIDA, Regina Putri, serta mahasiswa TPG dan anggota HIMATEPA.
Ketua Pelaksana, Muhammad Rizky Fauzi, menjelaskan bahwa tema yang diangkat mengajak mahasiswa memahami tantangan dunia pangan sekaligus membangun budaya positif di kampus.
“Tema ‘Taste The Future, Shape The Culture’ dengan tagline ‘Berkarya dengan Rasa, Bersatu dalam Asa’ menjadi ajakan bagi mahasiswa baru untuk mulai merasakan tantangan dan peluang masa depan bidang pangan. Semangat berkarya dengan integritas dan rasa tanggung jawab diharapkan mendorong peserta menemukan motivasi baru, memperluas relasi, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap HIMATEPA,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan HOME 2025, Muhammad Rizky Fauzi berharap mahasiswa baru memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai lingkungan akademik dan peran organisasi, sekaligus terdorong untuk aktif berkontribusi.
“HOME diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi mahasiswa Teknologi Pangan yang unggul, berdaya saing, serta siap memberi dampak positif bagi kampus dan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan turut menghadirkan dua alumni TPG FIPHAL UNIDA, Aqil Septiana, S.Tp dan Muhammad Dirga Febrian, S.Tp, yang berbagi pengalaman serta wawasan karier. Dalam materinya, Aqil menekankan pentingnya penguatan soft skill sebagai penunjang akademik.
“Kesuksesan tidak semata-mata ditentukan oleh IPK. Komunikasi, kepemimpinan, dan kemampuan memecahkan masalah adalah kemampuan penting yang diasah melalui organisasi. Teknologi Pangan menjadi bidang strategis untuk menjawab tantangan global, mulai dari keamanan pangan hingga inovasi produk,” paparnya.
Sementara itu, Muhammad Dirga Febrian menyoroti pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan pengalaman berorganisasi.
“Organisasi bukan sekadar aktivitas tambahan, melainkan ruang belajar yang menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kepemimpinan. Prinsip pembelajaran dan pengabdian menjadi proses pembentukan karakter mahasiswa yang unggul dan berintegritas,” jelasnya.
Selain sesi seminar, kegiatan juga dimeriahkan dengan fashion show divisi, simulasi divisi, inovasi produk, hingga flashmob.