Humas UNIDA Siap Berkompetisi dalam Anugerah Humas Dikti (AHD) 2025
Humas Universitas Djuanda (UNIDA) turut berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi Anugerah Humas Dikti (AHD) 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom Cloud Meeting pada Senin, 7 Juli 2025, sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi AHD yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.
Direktur Direktorat Institusional Marketing (DIM) UNIDA, Arti Yoesdiarti, S.P., M.M menyambut baik ajang AHD ini. Ia menekankan peran penting kehumasan dalam membangun citra institusi pendidikan tinggi.
“Humas menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi dan citra positif kampus kepada publik. Melalui AHD 2025, kita berharap terjadi penguatan peran strategis humas yang berdampak nyata, bukan sekadar aktivitas komunikasi,” tuturnya.
Arti Yoesdiarti, S.P., M.M juga menuturkan bahwa kompetisi ini merupakan ajang penghargaan yang sekaligus menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas kehumasan secara menyeluruh.
“Kami melihat AHD sebagai kesempatan untuk mendorong inovasi dan sinergi di lingkungan humas perguruan tinggi, sekaligus memperluas dampak dari komunikasi institusional yang lebih terstruktur, relevan, dan terukur,” ungkapnya.
Sementara itu, Acep Muhamad Rusman, S.I.Kom., M.I.Kom selaku Kepala Bidang Humas dan Pengelolaan Website menuturkan bahwa UNIDA siap mengikuti dua kategori yang dikompetisikan untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS), yaitu Pengelolaan Laman dan Pengelolaan Media Sosial (Instagram dan TikTok), dengan semangat mengusung tema “Diktisaintek Berdampak”.
“Ajang ini menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi sekaligus menunjukkan kinerja kehumasan yang terus berkembang secara kreatif dan adaptif. Partisipasi UNIDA bukan hanya bentuk kontribusi dalam peningkatan kualitas komunikasi institusi, namun menjadi bagian dari upaya memperkuat relasi dengan publik melalui media digital yang lebih terarah dan berdampak,” ujarnya.
Acep Muhamad Rusman, S.I.Kom., M.I.Kom menambahkan bahwa keikutsertaan dalam AHD 2025 menjadi momentum untuk menggali potensi secara lebih optimal dalam membangun narasi kampus yang inspiratif, kredibel, dan berdaya saing di tengah tantangan komunikasi digital yang terus berkembang.
Sebagai catatan capaian, pada pelaksanaan AHD tahun 2024 lalu, UNIDA berhasil meraih peringkat 3 dalam kategori Pengelolaan Laman dan menjadi wakil LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat - Banten di tingkat nasional. Selain itu, dalam kategori Pengelolaan Media Sosial, UNIDA juga mencatat prestasi dengan menempati peringkat 6. Capaian ini menjadi motivasi tersendiri bagi tim Humas UNIDA untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan komunikasi dan informasi institusional.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat-Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum menyampaikan bahwa AHD merupakan bentuk apresiasi atas berbagai upaya kehumasan yang dilakukan perguruan tinggi, khususnya di bidang kediktian dan saintek.
“Kami harus memilih yang terbaik di antara semua yang baik. Adanya kesamaan dan penambahan event akan menjadi perhatian tim juri,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Penanggung jawab Tim Tata Usaha, Hubungan Masyarakat, dan Kerjasama LLDIKTI IV, Hevy Pratiwi, S.I.Kom., M.M menjelaskan bahwa AHD tidak hanya menjadi ajang penghargaan, namun juga sarana evaluasi kinerja kehumasan dan wadah berbagi pengalaman antar PTS.
"AHD bertujuan menumbuhkan semangat kompetisi positif dan memberikan apresiasi atas karya terbaik kehumasan," jelasnya.
Tahun ini, penilaian AHD 2025 mencakup aspek strategi komunikasi, kualitas dan kreativitas konten, serta capaian analitik digital yang terukur. Untuk laman, indikator penilaian meliputi strategi komunikasi, kreativitas visual, insight, dan rubrikasi. Sementara untuk media sosial, dinilai dari konten, strategi komunikasi, interaksi warganet, serta insight dari engagement rate dan jangkauan.
Salah satu dewan juri AHD 2025, Dr. Ani Yuningsih, M.Si, Ketua Aspikom Wilayah Jawa Barat, menekankan pentingnya konsep tema “berdampak” yang menampilkan program-program nyata, bukan sekadar penyebaran informasi. Ia juga menyoroti pentingnya kelengkapan dokumen pendukung saat pengumpulan pelaporan.
Tahapan kompetisi AHD 2025 dimulai dari sosialisasi (7 Juli), pengumpulan pelaporan (maksimal 16 Juli), pengumuman lima besar (25 Juli), presentasi tahap dua (28 Juli), hingga penetapan tiga besar (30 Juli). Tiga peserta terbaik dari LLDIKTI IV nantinya akan direkomendasikan untuk berkompetisi di tingkat nasional.