In House Training Hari ke-2, UNIDA Kuatkan dan Tingkatkan Kompetensi Dosen UNIDA
Rangkaian kegiatan In House Training dosen Universitas Djuanda (UNIDA) pada hari ke-2, Rabu (6/9/2023) diawali dengan pemaparan Penasehat Bidang Pendidikan Tinggi Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd yang menyampaikan bahwasanya kegitan In House Training ini merupakan sebuah peluang untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesionalitas dosen di lingkungan UNIDA.
Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd mengemukakan, pekerjaan sebagai pendidik adalah pekerjaan yang sangat mulia dan banyak orang yang sangat bersyukur pada saat menjadi pendidik dibandingkan dengan profesi yang lain.
“Rasulullah S.A.W mengatakan bahwa orang yang cerdas itu adalah orang yang selalu mengingat kematian dan selalu mempercayakan kehidupan setelah kematian. Jadi artinya, mungkin kita tidak mendapatkan materi yang berlimpah tetapi hikmah keberkahan itulah yang membuat kita semakin yakin, semakin percaya bahwa profesi ini yang akan memberikan fasilitas kita dalam menuju kebahagiaan di akhirat. Apalagi di UNIDA ini memiliki sebuah motto yaitu Menggenggam Dunia Meraih Akhirat,” tuturnya.
“Mudah-mudahan dengan keberadaan kita di dalam kelas maupun di luar kelas itu betul-betul menjadi sebuah alat untuk selalu menganalisis tentang keberadaan kita. Jadi tidak hanya transfer of knowledge tetapi ada transfer lain, diantaranya transfer of value, transfer kepribadian, transfer budaya atau transfer of culture,” sambungnya.
Menurut Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd, peran sebagai dosen perlu lebih dalam, khususnya untuk memberikan kesadaran dan pemahaman pentingnya pendidikan sehingga mampu mengembangkan potensi yang dimiliki oleh mahasiswa.
“Kita sebagai dosen itu perlu bisa menjelaskan kepada mereka pentingnya kuliah sehingga begitu masuk, mereka sudah punya pemahaman antara bedanya kuliah dengan tidak kuliah dan yang bisa membedakan itu adalah keberadaan dosen. Maka dari itu apabila mereka puas dengan keberadaan kita, mereka akan mengatakan bahwa jangan pernah meninggalkan kuliah dan jika meninggalkannya kita akan tertinggal dalam sekian kehidupan. Kemudian apabila mahasiswa memiliki potensi disitulah peran dosen untuk mengembangkan potensi mahasiswa tersebut menjadi kompetensi. Maka dari itu, ujung tombak pendidikan untuk menjadikan orang berkualitas itu adalah dosen,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd menyampaikan bahwasanya orang yang sukses dalam perkuliahan itu adalah orang yang menggunakan cara berfikirnya. Dalam hal ini maka dosen perlu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memiliki cara berfikir yang maju.
“Inilah yang sering disebut dengan critical thinking. Jadi bukan hanya stimulus respon, bukan hanya ilmu yang disampaikan tetapi biarkan mereka berfikir secara kritis. Berfikir kritis itu bukan hanya tentang mengkriktik orang lain tetapi selalu memiliki sebuah pertimbangan yang sangat luas pada saat dia menghadapi masalah dan pada saat dia harus mengambil sebuah keputusan serta berfikir sistematis,” terangnya.
“Oleh karena itu Bapak dan Ibu yang saya hormati, pada saat kita dihadapkan kepada permasalahan seperti ini maka mau tidak mau yang namanya dosen tidak hanya membaca tentang keilmuan saja, tetapi harus membaca tentang pedoman-pedoman, pijakan-pijakan yang perlu menjadi arah seorang dosen. Jika itu yang terjadi dan apabila sesuai dengan karakteristik ketauhidan yang ada pada kampus ini, maka insyaAllah kita akan bisa menghasilkan anak-anak didik yang berkualitas,” pungkasnya.
Sementara itu Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam closing statement-nya menyampaikan bahwa menjadi dosen berkualitas harus memiliki kemampuan untuk mengurai konsep yang kompleks menjadi materi yang lebih sederhana, menjalin hubungan baik dengan mahasiswa, dan selalu berusaha untuk meningkatkan metode pengajaran sehingga dapat membantu mahasiswa untuk belajar dengan lebih efektif.
“Menjadi seorang dosen yang baik yang berlandaskan 21 nilai karakter tauhid adalah bagaimana kita dapat menjadi uswah bagi mahasiswa,” ujarnya.
Sebagai informasi, kegiatan In House Training ini merupakan salah satu upaya UNIDA untuk meningkatkan kompetensi dosen, baik kompetensi akademik maupun profesionalitas.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, dari tanggal 5-6 September 2023 di Aula Gedung C UNIDA dengan menghadirkan Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H sebagai Keynote Speaker, bersama narasumber lainnya yakni Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd, Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd, Prof. Dr. Deni Darmawan, M.Si, Dr. Cepi, M.Pd, Dr. Amin Budiamin, M.Pd, Dr. H. Syamsuddin Ali Nasution, MA, Dr. Rasmitadila, M.Pd, dan Dr. La Ode Amril, M.Pd.