[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Inovasi Mahasiswa KKN FAPERTA dan FILKOM UNIDA di Desa Jatisari Cileungsi, Edukasi Warga Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromatik

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 3 Fakultas Pertanian (FAPERTA) dan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pembuatan Lilin Aromatik dari Minyak Jelantah di Saung Ibu Lurah Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor pada 31 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan limbah rumah tangga agar dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat sekaligus bernilai ekonomis.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Jatisari, Hj. Yulian Ansyori, yang menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKN dari FAPERTA dan FILKOM UNIDA.

“Hari ini kita akan belajar bersama cara membuat lilin aromatik dari minyak jelantah. Semoga kegiatan ini bermanfaat, bisa jadi inspirasi, dan membantu kita lebih bijak mengelola limbah di rumah,” ujarnya.

Materi utama disampaikan oleh anggota KKN Kelompok 3, yaitu Rangga Ash Raffy Jannuarta, Rifki Taufikurahman, dan Salmah. Dalam pemaparannya, Rangga menjelaskan pentingnya memanfaatkan minyak jelantah agar tidak sekadar menjadi limbah. Rifki dan Salmah kemudian memandu praktik pembuatan lilin aromatik secara sederhana, mulai dari proses penyaringan minyak jelantah dengan arang, pencampuran stearin acid, pewarna, hingga pemberian aroma sesuai selera. Hasil akhirnya berupa lilin aromatik ramah lingkungan yang dapat digunakan sehari-hari maupun dijual sebagai produk kreatif.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta, khususnya ibu-ibu warga Desa Jatisari. Ketua KKN Kelompok 3, Arief Selay, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh, sehingga minyak jelantah yang biasanya terbuang dapat diolah menjadi produk ramah lingkungan sekaligus memiliki potensi ekonomi.

Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan para peserta sangat antusias. Ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan praktik yang kami sampaikan diminati serta bermanfaat. Semoga masyarakat bisa terus memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang bernilai,” ungkapnya.