Insan UNIDA Bersama YPSPIAI Laksanakan Upacara, Peringati Hari Pahlawan Nasional
Universitas Djuanda (UNIDA) bersama Perguruan Yayasan Amaliyah Djuanda menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Indonesia pada Senin (11/11/2024) di Lapangan Bina Tauhid UNIDA.
Pelaksanaan upacara ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor IV UNIDA, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara pengibar bendera ialah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dan Marching Band dari SMK Amaliah. Menariknya, dalam momentum peringatan upacara hari pahlawan seluruh peserta upacara diwajibkan untuk mengenakan kostum pahlawan nasional sebagai rasa cinta kepada para pahlawan nasional.
Dalam amanatnya, inspektur upacara menyampaikan bahwasanya apa yang sudah dilakukan oleh para pahlawan bangsa memberikan hikmah bagi kita semua sebagai generasi muda untuk bisa mengambil peran lebih banyak. Oleh karena itu, sudah seharunya generasi muda untuk dapat mengisi kemerdekaan yang telah dilimpahruahkan dengan semangat yang sama sebagai bentuk penghargaan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya.
“Sebagaimana dinyatakan di dalam pembukaan UUD 1945 bahwa negara Indonesia adalah negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Apa yang dilakukan oleh para pahlawan kita telah menuangkan kepada kita, menularkan, serta memberikan uswah kepada kita bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Tentu ini adalah merupakan sebuah cita-cita dari bangsa kita serta dari para pahlawan yang telah menghilangkan semua keraguannya untuk bisa menghadirkan Indonesia yang merdeka dan sejahtera,” tutur Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si.
“Kita sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) wajib melanjutkan perjuangan sebelumnya dengan mengisi berbagai macam karya, dengan kerja keras, membuat berbagai macam inovasi yang kreatif dan sebagainya. Hal ini merupakan sebuah upaya kita agar bisa menjadi pemandu ataupun penerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa,” tambahnya.
Terakhir, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si menyampaikan bahwa saat ini banyak sekali yang harus kita lakukan yaitu bagaimana kita mengembangkan jiwa untuk selalu mencintai tanah air, memperdalam empati, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
“Kita sadar akan kehidupan berbangsa dan bernegara ini adalah salah satu modal agar kita tidak terlepas dari perpecahan. Apa yang ada didalam motto “Bhinneka Tunggal Ika” yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua ini adalah sesuatu hal yang harus kita pertahankan dengan kata lain kita harus memperpanjang toleransi, memperdalam empati, dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Sebagai informasi, diakhir acara diumumkan untuk pemenang kostum pahlawan terbaik bagi peserta upacara.