Isi Majelis Tasbih, Rektor UNIDA Paparkan MTF dan MMTF Model Kaitannya dengan Ilmu Pengetahuan dalam Al-Quran
Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Badan Pengkajian
dan Penerapan Tauhid (BPPT) kembali selenggarakan kegiatan rutin ketauhidan
Majelis Tasbih pada Jumat, 17 November 2023 di Majelis Baitul Quran (MBQ)
UNIDA.
Kegiatan majelis tasbih kali
ini diisi oleh Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D yang juga
merupakan Dosen di Sekolah Pascasarjana UNIDA.
Mengawali pemaparannya, Prof.
Mohamad Ali Fulazakky, Ph.D menyampaikan QS. Al-Baqarah ayat 255 dan QS.
Al-Ankabut ayat 43 yang kemudian menjelaskan arti dan makna dari kedua surat
tersebut.
"Kita bisa menjadi
orang yang mengetahui apa yang dikehendaki Allah kepada kita dan ini menjadi
poin untuk kita bersama mempelajari ilmu dan mensinkronkannya dengan ayat-ayat
Allah, karena banyak perubahan di alam ini yang hanya bisa dipahami oleh orang
yang berilmu sehingga ilmu menjadi sangat penting untuk memahami sesuatu,"
jelasnya.
Prof. Mohamad Ali
Fulazzaky, Ph.D lalu menyampaikan bahwa ilmu bisa dipahami melalui orang-orang
yang berilmu dengan penyampaian yang benar.
"Bagaimana kita
menulis untuk menyampaikan sesuatu sehingga orang-orang memahami hal itu
meskipun itu bukan bidang yang mereka tekuni, dan itu adalah tugas dari seorang
penulis," tuturnya.
Pada kesempatan ini, Prof.
Mohamad Ali Fulazakky, Ph.D juga memaparkan penelitiannya mengenai “Mass
Transfer Factor (MTF) Models And Modified Mass Transfer Factor (MTFF) Models”.
Ia menjelaskan bahwa MTF
dan MMTF terdapat tiga fungsi, pertama memungkinkan untuk memahami kinetik dan
mekanisme perpindahan massa dalam air, kedua untuk menentukan hambatan
perpindahan massa, dan ketiga yaitu mengembangkan korelasi antara faktor
perpindahan massa dan reaktor kinerja yang sedang berlangsung.
"Model MTF dan MMTF
sebagai model kinetik baru dapat digunakan untuk menyelediki mekanisme dan kinetik
penghilangan zat terlarut oleh berbagai jenis reaktor, kurva tren faktor
perpindahan massa yang diamati dari proses yang berbeda-beda satu sama lain.
Jumlah situasi yang terkait dengan artikel menggunakan model MTF dan MMTF lebih
banyak dibandingkan dengan publikasi yang lain," tutur Prof. Mohamad Ali
Fulazzaky, Ph.D.
Kegiatan dilanjutkan
dengan pemaparan lebih rinci oleh Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D mengenai
model MTF dan MMTF lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Pemaparan lebih jelas dapat disaksikan kembali
melalui kanal YouTube UNIDA TV, atau dengan klik tautan berikut:
https://www.youtube.com/live/9umA0K4d8a0?si=19BkzPAijIu_5AO6