Isi Materi Mengenai Penulisan Feature, Mahasiswa Berprestasi FISIP UNIDA jadi Narasumber di UKM Jurnalistik STIE Kalpataru
Lima mahasiswa
Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas
Djuanda (UNIDA) yaitu Siti Zulfa Fauziah, Jawi Fadilah, Silvia Hendrika Putri,
Uswatun Khasanah dan Muthiara Sjahrani Umam berkesempatan menjadi narasumber
membahas penulisan feature bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik
STIE Kalpataru, pada Sabtu, 23 September 2023.
Kelima mahasiswa ini telah memiliki pengalaman
dalam menulis feature dan berhasil menjuarai lomba-lomba jurnalistik skala
nasional. Hal itu yang melatarbelakangi hadirnya kelima mahasiswa tersebut
menjadi narasumber.
Jawi Fadilah dan Silvia Hendrika dengan tulisan
featurenya berjudul “Tetap Bergulat Untuk Berdaulat: Realita Kehidupan di
Perkebunan Teh” berhasil lolos semifinal dalam lomba Pekan Komunikasi UI 2023.
Demikian juga Uswatun Khasanah dan Muthiara Umam
dengan feature yang mengisahkan kehidupan seorang disabilitas di tengah
masyarakat ini, berhasil meraih juara 2 di Pekan Komunikasi UI 2023.
Tak hanya itu, prestasi seputar penulisan
feature juga diraih oleh Siti Zulfa Fauziah dengan tulisannya yang berhasil
menjuarai lomba jurnalistik di Universitas Sebelas Maret dan Universitas
Sumatera Utara beberapa waktu lalu.
Tuti selaku Pimpinan Redaksi Unit Kegiatan
Mahasiswa (UKM) Jurnalistik STIE Kalpataru menyampaikan rasa syukurnya karena
dengan kesempatan ini teman-teman bisa saling berbagi pengetahuan menulis
feature yang nantinya bisa diterapkan dalam pemberitaan secara internal.
Penjelasan materi juga disampaikan secara
bergantian dengan topik seputar pengertian feature, perbedaan feature dan
hardnews, struktur penulisannya serta hal yang menarik dari feature.
“Feature ini sangat menarik karena lebih
informasi yang disampaikan harus mengedepankan emosial pembaca dan human
interest dalam pengemasan tulisannya,” terang Silvia.
Hal tersebut juga didukung oleh Uswatun
Khasanah, dimana penulisan feature ditulis layaknya berkisah dan tidak terpaku
pada piramida terbalik seperti penulisan berita pada umumnya.
Kemudian
jenis dan cara menulis feature, turut disampaikan Siti Zulfa Fauziah. Ia
menyampaikan, struktur penulisan feature layaknya penulisan pada umumnya yang
terdiri dari judul, teras, isi dan kesimpulan hanya berbeda dalam segi
pengemasannya yang perlu diwarnai unsur sastra.
“Struktur penulisannya sama seperti menulis
berita, tetapi dalam feature ini tidak perlu penulisan yang tegas seperti
berita yang menggunakan bahasa jurnalistik. Kita juga harus memilih lead yang
tepat, apakah lead bercerita, sapaan, deskripi dan lead jenis lainnya supaya
bisa menarik pembaca,” jelas Zulfa.
Kegiatan
ini tidak hanya penyampaian materi melainkan sesi tanya jawab, diskusi serta
praktik menganalisis feature bersama anggota UKM Jurnalistik Kalpataru yang
dibagi dalam dua kelompok.
“Saya
senang rasanya bisa berbagi cerita dengan teman-teman UKM Jurnalistik. Saya
terharu karena kegiatan ini kita bisa silaturahmi dan belajar bersama,” tutur
Muthiara.
Hal serupa juga disampaikan Robby Firliandoko,
Dosen Sains Komunikasi UNIDA yang turut hadir juga menyebutkan dengan adanya
acara ini diharapkan para mahasiswa bisa mencoba eksplor lebih jauh mengenai
feature dan terus berlatih menulis dengan memperbanyak bacaan untuk memperkaya
pengetahuan.