[email protected] 0251-8240773
Berita

Jejak Perjalanan Akademik, Pengabdian, dan Dedikasi Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah Roestamy, S.Pd.I., M.Pd.I, Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Bimbingan Konseling UNIDA

Di kota hujan yang berselimut doa, Bogor menyambut lahirnya seorang putri yang kelak menenun embun ilmu, menyuling nilai, dan mengukir pengabdian sepanjang jalan sunyi bernama pendidikan—sebuah titian cahaya untuk generasi nanti.

Di Subuh hari Kamis, tanggal 4 Maret 1971 pasangan Haji Raden Memed Ahmad Soemawinata dan Hajah Raden Siti Aminah, menamakan puterinya dengan nama Siti Pupu Fauziah.

Perjalanan akademiknya dimulai dengan keyakinan bahwa pendidikan Islam merupakan fondasi peradaban.

Pendidikan formal berawal dari TK Islam Al-Muslih di Kaum Seseupan Ciawi Bogor. Berlanjut ke Sekolah Dasar Negeri Ciawi 2, SMP Negeri 1 Ciawi, dan SMA Negeri 1 Ciawi.

Pendidikan tinggi dimulai dari Manajemen Pendidikan Islam Universitas Djuanda, sebuah pilihan yang akurat, langkahnya berlanjut: merengkuh Magister di Universitas Ibnu Khaldun Bogor, mendalami pengelolaan pendidikan dengan akal, hati, dan nilai. Hingga predikat doktoral dari Universitas Pakuan pun diraih sebagai lulusan terbaik di tahun 2019—sebuah mahkota ketekunan, keberanian berpikir, dan kesetiaan pada ilmu.

Di usia tujuh belas, ia mulai menabur ilmu di Madrasah Diniyah Ar-Rahmah, lalu berlanjut membimbing di TK Riyadhussolihin dan menemukan ruang kasih di TK Amaliah. Perjalanan pun mengantar langkahnya ke bangku perkuliahan, mengajar di Universitas Djuanda dari program Sarjana hingga Magister, serta berperan sebagai co-promotor dan penguji di berbagai program Doktor.

Perjalanan kepemimpinannya dimulai sebagai Ketua Bidang Pendidikan Dasar Menengah YPSPIAI pada 2006, lalu menjadi Dekan FKIP (2012-2016), Ketua Umum YPSPIAI hingga 2020, Direktur Eksekutif, dan pada 2023 diamanahkan sebagai Rektor Universitas Djuanda hingga kini.

Sebagai seorang peneliti, beliau meyakini penelitian sebagai jantung kehidupan akademik. Meski aktif sebagai pimpinan di yayasan dan universitas, kegiatan penelitian tetap dijalani dengan penuh dedikasi, di bidang manajemen bimbingan konseling, dalam ruang lingkup: kepemimpinan transformasional, pendidikan anak usia dini, dan sekolah ramah anak. Beragam penelitiannya didukung oleh hibah kompetitif, baik dari Ristekdikti, BRIN, maupun kerja sama internasional antara lain International University Malaya-Wales dan Universiti Utara Malaysia, meneguhkan kontribusinya yang konsisten bagi pengembangan ilmu.

Pengabdian kepada masyarakat difokuskan pada wilayah Kabupaten Bogor dan sekitarnya, sebagai wujud kepedulian Universitas Djuanda terhadap lingkungan terdekat, serta meluas ke daerah seperti Cianjur, Sukabumi, Bekasi, dan Rangkasbitung. Pada tingkat internasional, kegiatan ini menjangkau negara-negara seperti Hong Kong, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Malaysia, dengan fokus pada pemberdayaan tenaga kerja Indonesia di luar negeri melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga mitra, antara lain ASEANACA, KBRI, UITM, UGM, Yala University, Prince Songkla University, dan Al-hidayah Waqf Foundation.

Langkahnya melampaui batas negeri. Ia hadir di forum-forum internasional,
membawa gagasan, mewakili Indonesia, dan menyuarakan pendidikan yang berakar pada nilai.

Atas dedikasinya, pengakuan datang dari berbagai pihak, termasuk American Academy of Project Management, dan Universiti Geomatika Malaysia. Namun bagi beliau, penghargaan tertinggi adalah ketika ilmu memberikan manfaat.

Berbagai karya ilmiah telah dihasilkan, mencakup 111 publikasi berupa jurnal nasional, buku referensi, dan buku ajar, termasuk 25 artikel terindeks Scopus. Kajiannya membahas bidang seperti manajemen bimbingan konseling, budaya organisasi, hingga pendidikan karakter berbasis tauhid, serta buku ‘Simfoni Kampusku’ yang berisi cipta lagu. Karya-karyanya tidak hanya dibaca, tetapi menjadi rujukan, karena ilmu terbaik ialah yang bermanfaat luas. Atas konsistensinya, tidak kurang dari 50 Hak Kekayaan Intelektual telah diperoleh, meliputi hak cipta atas buku, karya tulis, dan cipta lagu.

Hari ini, Universitas Djuanda mengukir sejarah. Seorang pendidik, alumni, peneliti, dan pemimpin dikukuhkan sebagai Guru Besar.

Beliau adalah Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah Roestamy, S.Pd.I., M.Pd.I.— atau kami menyebutkan dengan “Bunda Prof.” Bunda adalah potret dedikasi muslimah akademisi dalam membangun peradaban melalui pendidikan dan uswah bagi generasi muda.

Prestasi dan karir yang gemilang diraihnya dengan bersandar pada kekuatan, kecerdasan, dan kasih sayang, serta cinta dari suami tercintanya yang juga menjadi Gurunya, mentornya, sahabat dalam perjuangannya, dan juga kekasihnya, Prof. Dr. Martin Roestamy, S.H., M.H.

Dan tentunya, berkat kasih, cinta, dari anak-anak, menantu dan cucu tersayang. Juga keluarga besar H. R. Memed Ahmad Soemawinata dan keluarga besar Roestam Yacoob dan Nurma Djamil yang selalu mendukungnya dengan doa dan kasih sayang.

Dari Bogor, untuk Dunia, dan untuk generasi muda masa depan bangsa— inilah perjalanan seorang Guru Besar, yang menjadikan ilmu sebagai jalan ibadah dan pengabdian.

Menggenggam dunia, untuk meraih akhirat.