[email protected] 0251-8240773
Berita

Jurnal IJAR UNIDA Raih Insentif Peningkatan Kualitas Jurnal Ilmiah 2025 dari Kemdiktisaintek RI

Indonesian Journal of Applied Research (IJAR), salah satu jurnal ilmiah yang dikelola Lembaga Penelitian, Pengabdian, dan Pengembangan Keilmuan (LP3K) Universitas Djuanda (UNIDA), ditetapkan sebagai penerima Program Insentif Peningkatan Kualitas Jurnal Ilmiah Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. Penetapan tersebut tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek tertanggal 12 Desember 2025.

Program Insentif Peningkatan Kualitas Jurnal Ilmiah merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan mutu jurnal ilmiah di perguruan tinggi, sekaligus memperkuat ekosistem riset dan publikasi di Indonesia.

Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif dan komitmen insan UNIDA melalui LP3K dalam membangun budaya riset yang berkualitas.

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen UNIDA dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan kontribusi keilmuan bagi masyarakat luas. Kami mengapresiasi kerja keras tim pengelola jurnal yang secara konsisten menjaga standar akademik dan etika publikasi,” ujarnya.

Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menambahkan bahwa insentif ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan tata kelola jurnal, memperluas jejaring penulis dan mitra bestari, serta mendorong jurnal agar semakin bereputasi di tingkat nasional maupun internasional.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor III sekaligus Ketua LP3K UNIDA, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan jurnal ilmiah sebagai bagian dari pelaksanaan Pancadarma UNIDA, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga menargetkan agar capaian tersebut diarahkan pada pendaftaran jurnal ke Scopus.

“Pemberian insentif ini menunjukkan bahwa kualitas jurnal UNIDA terus mengalami peningkatan. Program selanjutnya adalah mendaftarkan jurnal ke Scopus agar semakin diakui secara internasional sebagai jurnal yang berdampak global serta mampu memberikan manfaat bagi para peneliti di seluruh dunia,” tuturnya.