Kajian Muslimah UNIDA: Kemandirian Ekonomi Keluarga Muslim Melalui Agribisnis Perikanan
Badan Pengkajian dan Penerapan Tauhid (BPPT) Universitas Djuanda (UNIDA) kembali selenggarakan kegiatan rutin mingguan Kajian Muslimah yang pada kesempatan kali ini diisi Dosen Fakultas Pertanian (FAPERTA) UNIDA, Dr. Eko Rini farastuti, S.Pi., M.Si dengan tema “Agribisnis dalam Perekonomian Keluarga Muslim” pada Jumat, 25 April 2025 di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA.
Dalam pemaparannya, Dr. Eko Rini farastuti, S.Pi., M.Si menyampaikan pentingnya kemandirian ekonomi keluarga Muslim melalui pengembangan agribisnis perikanan sebagai sektor usaha yang halal, produktif, dan menjanjikan. Ia menekankan bahwa Islam sangat mendorong umatnya untuk bekerja keras dan mencari nafkah secara mandiri. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang menegaskan keutamaan bekerja dibandingkan mengandalkan orang lain.
“Agribisnis perikanan bukan hanya soal menangkap ikan, tetapi mencakup budidaya, pengolahan, hingga pemasaran yang bisa melibatkan seluruh anggota keluarga. Ini bentuk nyata dari ta’awun (saling tolong menolong) dan ekonomi keluarga yang Islami,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Eko Rini farastuti, S.Pi., M.Si memaparkan bahwa potensi agribisnis perikanan di Indonesia sangat besar, mengingat luasnya wilayah perairan yang dimiliki. Sayangnya, potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan, khususnya oleh keluarga Muslim. Beliau mengajak masyarakat untuk melihat peluang yang ada, termasuk dalam hal inovasi digital, produk olahan bernilai tambah, dan pemanfaatan teknologi budidaya modern seperti sistem bioflok.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Eko Rini farastuti, S.Pi., M.Si menyampaikan bahwasanya setiap keluarga muslim dapat berperan aktif dalam membangun kemandirian ekonomi umat melalui sektor perikanan, sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam seperti amanah, ihsan, syukur, dan sabar dalam menjalani usaha.