[email protected] 0251-8240773
Ketauhidan

Kajian Muslimah UNIDA: Ketahanan Pangan dalam Perspektif Islam

Universitas Djuanda (UNIDA) kembali gelar kegiatan rutin Kajian Muslimah yang pada kesempatan kali ini diisi oleh Dosen Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) UNIDA, Dr. Ir. Mardiah, M.Si dengan tema “Ketahanan Pangan dalam Perspektif Islam” di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA pada Jum’at, 11 Juli 2025.

Dr. Ir. Mardiah, M.Si dalam pemaparannya menyampaikan bahwa ketahanan pangan dalam perspektif Islam bukan hanya sebatas ketersediaan makanan, tetapi juga mencakup aspek-aspek seperti kualitas, akses, keamanan, dan keberlanjutan, serta didasari oleh nilai-nilai keadilan dan kesejahteraan sosial.

“Islam mendorong umatnya untuk menjaga ketersediaan pangan melalui berbagai cara, termasuk pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana, pertanian berkelanjutan, dan sistem ekonomi yang adil,” terangnya.

Pada awalnya, ketahanan pangan hanya diartikan sebagai ketersediaan pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan semua orang. Namun, seiring berjalannya waktu, definisi ketahanan pangan semakin berkembang untuk mencakup aspek-aspek lain, seperti akses, keamanan, dan gizi.

Dr. Ir. Mardiah, M.Si menjelaskan, poin penting terkait ketahanan pangan dalam perspektif Islam yaitu ketersediaan pangan yang dimana Islam menekankan pentingnya makanan yang halal (diperbolehkan) dan thayyib (baik, berkualitas, dan bergizi). Hal ini memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan spiritualitas.

“Dengan menerapkan nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pangan, diharapkan ketahanan pangan dapat terwujud secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia,” jelasnya.