Kajian Muslimah UNIDA: Pentingnya Menuntut Ilmu
Universitas Djuanda (UNIDA) kembali gelar kegiatan rutin Kajian Muslimah yang pada kesempatan kali ini diisi oleh Santri Mahasiswa Pondok Pesantren Bina Tauhid (PP Mabit) UNIDA sekaligus Mahasiswa Program Studi Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIDA, Alda Septianti Agustin dengan tema “Pentingnya Menuntut Ilmu” di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA pada Jumat, 28 Februari 2025.
Alda Septianti Agustin dalam paparan kajiannya menyampaikan bahwa ilmu berasal dari kata alima, Ya lamu, ilman yang berarti mengerti sesuatu atau juga berasal dari kata kala allama yang artinya memberi tanda atau petunjuk. Jadi ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Dengan semakin sering menuntut ilmu, maka manusia akan lebih banyak tahu tentang banyak hal.
Menurut Imam Syafii, ilmu tidak akan didapat kecuali dengan 6 hal yaitu kecerdasan, kemampuan yang kuat, sabar, biaya, petunjuk guru dan waktu yang panjang. Dalam menuntut ilmu pun diperlukan sikap rendah hati karena dengan rendah hati dapat menyadarkan bahwasanya ilmu pengetahuan manusia memiliki batas dan akan selalu ada ilmu baru yang bisa dipelajari. Dengan rendah hati juga memungkinkan seseorang untuk menerima dan memperoleh pengetahuan baru serta menghargai keberagaman perspektif dan ide-ide baru.
“Adapun ciri-ciri orang berilmu yaitu rendah hati, senantiasa memperhitungkan baik dan buruk, menghargai pendapat orang lain, menghargai waktu dan tidak suka berbicara yang tidak perlu dibicarakan. Ciri-ciri orang berilmu tersebut tentu harus kita miliki sebagai seorang Muslimah. Menuntut ilmu menjadi sangat penting, karena tanpa ilmu, iman seseorang akan terombang-ambing bahkan kering karena agama dan ilmu mesti saling melengkapi yang pada intinya iman tanpa ilmu itu mustahil,” ungkapnya.