[email protected] 0251-8240773
Ketauhidan

Kajian Muslimah UNIDA: Peran Spiritualitas Islam dalam Mengatasi Stres dan Depresi

Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Kajian Muslimah yang digelar di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA, Jumat (28/11/2025). Kegiatan kali ini diisi oleh Dosen Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si yang menyampaikan materi bertema “Menghadapi Stres dan Depresi dengan Spiritualitas Islam”. Tema tersebut memberikan pemahaman mengenai tantangan kesehatan mental yang semakin meningkat di tengah tekanan hidup modern.

Dalam pemaparannya, Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si menjelaskan bahwa stres merupakan reaksi tubuh terhadap tekanan, sedangkan depresi adalah gangguan suasana hati yang berlangsung lebih lama dan berdampak signifikan pada pikiran, perasaan, serta perilaku seseorang. Ia menegaskan bahwa stres kronis berpotensi berujung pada depresi apabila tidak ditangani dengan tepat.

Dalam perspektif Islam, Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si menerangkan bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesejahteraan manusia.

“Spiritualitas dianggap sebagai fondasi yang memperkuat ketahanan mental. Praktik spiritual yang dapat membantu meredakan stres dan depresi, antara lain doa dan dzikir yang menentramkan hati, shalat khusyuk yang berperan sebagai sarana relaksasi, serta perbuatan baik yang meningkatkan kepuasan batin, dan menjadi sumber kekuatan dalam menghadapi persoalan hidup,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si juga menyoroti kandungan Surat Al-Insyirah yang menegaskan adanya kemudahan setelah kesulitan. Menurutnya, tadabbur terhadap ayat-ayat dalam surat ini dapat menumbuhkan sikap sabar, tawakal, dan optimisme yang berdampak positif bagi kondisi mental.

Selanjutnya, Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si memaparkan manfaat ruqyah syar’iyyah serta bacaan ayat-ayat Al-Qur’an, khususnya dari Surat Al-Baqarah. Ia menyebut bahwa Ayat Kursi serta dua ayat terakhir surat tersebut dipercaya mampu memberikan perlindungan dan membantu pemulihan kondisi mental. Praktik ruqyah dipandang sebagai upaya penguatan diri baik dari gangguan eksternal maupun dari sisi spiritual.

Sebagai penutup, Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si menekankan pentingnya keseimbangan hidup. Ia mengingatkan bahwa kesehatan fisik, hubungan sosial, tujuan hidup, dan keseimbangan spiritual merupakan pilar yang saling berkaitan dalam menjaga kesehatan mental.

“Spiritualitas Islam menawarkan pendekatan holistik yang membantu individu menemukan ketenangan, kekuatan batin, serta motivasi untuk menghadapi tantangan hidup,” pungkasnya.