Kajian Muslimah UNIDA: Qurban dan Keikhlasan Hati Seorang Muslimah
Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menggelar kegiatan rutin Kajian Muslimah. Pada kesempatan kali ini, kajian menghadirkan Rektor Universitas Djuanda, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I., dengan tema “Qurban dan Keikhlasan Hati Seorang Muslimah”. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA, Jumat (08/05/2026).
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I., menjelaskan secara komprehensif makna qurban bagi kaum muslimah sebagai bentuk keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT. Ia menyampaikan bahwa Idul adha bukan hanya berkaitan dengan penyembelihan hewan qurban, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki hati dan memperkuat ketakwaan.
Ia menegaskan bahwa qurban mengajarkan seorang muslimah untuk menempatkan cinta terbesar hanya kepada Allah SWT. Menurutnya, seluruh amal dan peran seorang muslimah, baik sebagai ibu, istri, maupun bagian dari masyarakat, harus dilandasi niat karena Allah.
“Qurban mengajarkan bahwa cinta terbesar seorang hamba haruslah kepada Allah, bukan kepada dunia, bukan kepada manusia, bahkan bukan kepada sesuatu yang paling kita sayangi sekalipun,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I., mengulas kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapat perintah dari Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut menggambarkan keikhlasan seorang hamba dalam menjalankan perintah Allah SWT, meskipun harus berhadapan dengan sesuatu yang paling dicintai.
Dalam kisah tersebut, Nabi Ismail AS kemudian digantikan dengan seekor kambing atas kuasa Allah SWT. Menurutnya, peristiwa ini menunjukkan bahwa qurban mengandung nilai kepasrahan dan kesungguhan dalam menaati perintah Allah SWT.
Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I., juga mengaitkan keikhlasan hati seorang muslimah dengan sikap dalam menghadapi ujian kehidupan. Ia menyampaikan bahwa sabar dan shalat menjadi jalan keluar dari setiap persoalan, sekaligus menjadi cara seorang hamba menjaga kedekatan dengan Allah SWT.
“Sabar dan shalat adalah jalan keluar dari segala persoalan yang kita hadapi,” jelasnya.